Scroll to Top

Real Madrid Era Florentino Perez: 10 Tahun, Belanja 860 Juta Euro, Cuma 10 Gelar

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 22 May 2013

Real Madrid Era Florentino Perez 10 Tahun, Belanja 860 Juta Euro, Cuma 10 Gelar

Real Madrid di era kepemimpinan Florentino Perez terkenal dengan istilah Los Galacticos Jilid I dan II. Para pemain bintang seperti Luis Figo hingga Cristiano Ronaldo didatangkan. Namun, hanya 10 gelar yang didapatkan; yang berarti untuk satu gelar, Madrid era Florentino Perez membutuhkan uang sebesar 86 juta Euro.

Jika dilihat dari jumlah gelar, selama Los Blancos di bawah sang presiden yang jago melobi pemain bintang ini, trofi yang dibawa masuk ke lemari Real Madrid memang tergolong sedikit. Meerka hanya mendapatkan satu gelar Liga Champions, tiga gelar La Liga, satu Copa del Rey, tiga Piala Super Spanyol, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Interkontinental.

Jumlah ini tidak berbanding dengan jumlah uang yang dikeluarkan Real Madrid. Total, untuk memboyong deretan bintang, Madrid menghabiskan uang mendekati 1 miliar Euro. Florentino Perez dikenal sebagai pemburu bintang.

Luis Figo didapatkan dari Barcelona, David Beckham dan Cristiano Ronaldo dijemput dari Manchester United, dan Ricardo Kaka dihadirkan dari AC Milan. Bahkan seorang Nuri Sahin yang didapatkan pada musim 2011-2012 lalu, sebelumnya adalah pemain terbaik Bundesliga sebelum merana di bangku cadangan Los Blancos.

Sejak pertama kali menjadi presiden, Florentino Perez sudah mengucurkan dana sebesar 120 juta Euro di tahun pertama.

Florentino Perez juga terbilang hobi berganti pelatih. Setidaknya, sudah ada delapan orang yang keluar-masuk Real Madrid selama eranya. Mulai dari Vicente Del Bosque, Manuel Pellegrini, hingga Jose Mourinho.

Gelar terakhir, didapatkan pada Piala Super Spanyol di Agustus 2012. Dan musim ini begitu panjang karena kekuatan dahsyat Madrid ternyata tak cukup mampu menolong mereka di Liga Spanyol, Liga Champions, dan Copa del Rey.

Belakangan, eks presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz mengeluarkan pernyataan yang secara samar menohok Florentino Perez. Katanya seperti dikutip Marca, “Karena harga yang selangit, (jika saya menjadi presiden) saya tidak akan membeli Neymar atau (Gareth) Bale. Sepakbola adalah tentang perasaan. Dan presiden yang tidak mengetahui hal ini, artinya membuat kesalahan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda