Scroll to Top

Timnas Indonesia Kena Denda, PSSI Tak Berdaya

By Aditya / Published on Monday, 27 May 2013

timnas indonesia kalah arab saudi sergio van dijk irfan bachdim

PSSI seolah tak berdaya saat AFC menjatuhkan sanksi berupa denda sebesar 176 juta rupiah usai Timnas Indonesia menjamu Arab Saudi pada tanggal 23 Maret 2013 silam. AFC memberi hukuman denda akibat ulah suporter Timnas Indonesia yang berlebihan di laga tersebut. PSSI sendiri menyatakan siap membayar denda agat Timnas Indonesia tak kena sanksi yang lebih berat.

“Sesuai ketentuan yang ditetapkan, pembayaran sanksi dilakukan dalam jangka 30 hari. Jadi kami akan menerima keputusan dan segera membayarnya. Ini memang sebuah kesalahan yang merugikan bagi Indonesia sendiri,” ujar Sekjen PSSI, Hadiyandra, di Jakarta belum lama ini.

AFC menjatuhkan hukuman denda sebesar 146 juta rupiah karena ada sekelompok suporter Timnas Indonesia yang melempari para pemain Arab Saudi dengan botol mineral. Hasil laga itu sendiri berakhir dengan skor 1-2 untuk kekalahan Timnas Indonesia.

Menurut Hadiyandra, seharusnya para pendukung Timnas Indonesia tidak berbuat yang berlebihan sehingga justru merugikan diri sendiri. Masih beruntung Indonesia hanya dijatuhi hukuman denda dan masih diizinkan menggelar pertandingan dengan disaksikan penonton. Hadiyandra berharap, hal seperti itu tidak akan terjadi lagi demi Timnas Indonesia sendiri.

“Ini menjadi pelajaran untuk para pendukung Indonesia yang datang menyaksikan timnas bertanding. Kita boleh saja sampaikan emosi saat menonton pertandingan, tapi jangan sampai di luar batas,” tukas Hadiyandra.

“Percuma saja kita melipatgandakan keamanan, jika sudah ada niat negatif para penonton yang datang ke stadion. Untuk itu kita hanya bisa berharap, pendukung memberikan hal yang positif dan secara murni untuk menyaksikan para pemain timnas di lapangan,” harapnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin. Djohar Arifin meminta kepada para suporter Timnas Indonesia untuk berperilaku lebih baik di stadion sehingga pertandingan bisa berjalan lancar dan tertib demi kebaikan bersama. Lagipula, Timnas Indonesia akan banyak menggelar laga internasional.

“Sanksi itu memang konsekuensi bagi Indonesia karena semangat penonton kita ini berlebihan. Padahal itu tidak baik dan membuat nama Indonesia tercoreng. Ini menjadi pelajaran pahit bagi pengurus PSSI dan seluruh penonton di Indonesia,” kata Djohar Arifin.

“Ini menjadi perhatian serius karena Indonesia sekarang sudah terbuka untuk dunia dan klub-klub asing yang ingin bermain di Indonesia. Terlebih, kita akan mendatangkan Belanda, tim-tim terkenal kelas satu dunia, Eropa, dan kemudian tim-tim nasional lainnnya,” tambahnya.

Djohar Arifin Husin pun meminta agar para penonton bisa menjaga sikap saat Timnas Indonesia menjamu Belanda nanti. Apalagi laga Timnas Indonesia vs Belanda akan disiarkan hingga ke Eropa.

“Saya mohon kepada penonton, terutama untuk pertandingan melawan Belanda nanti, mengingat pertandingan itu akan disiarkan di Belanda dan Eropa,” pinta Djohar Arifin Husin .

”Maka tunjukkanlah bahwa suporter Indonesia itu adalah suporter yang baik. Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia tempat yang aman untuk tim-tim luar bertanding di Indonesia,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda