Scroll to Top

Berbagai Pengalaman Seru Usai Menikah

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 28 May 2013

menikah

Menikah itu penuh dengan hal baru. Sebab, kehidupan saat sudah memiliki pasangan resmi berarti seseorang tidak hanya mengurusi kehidupan pribadinya semata. Bagi suami, dia mesti memerhatikan semua  yang menjadi kebutuhan hidup bersama pasangan. Sementara bagi istri, dia dituntut mampu mengupayakan semua yang diusahakan suami agar kehidupan berkeluarga berjalan dengan baik.

Selain itu, cara berinteraksi pun pasti mengalami adaptasi. Butuh saling mempelajari karakter masing-masing pasangan untuk bisa memahami. Dikutip dari Times of India, berikut ini berbagai bentuk adaptasi yang bisa terjadi usai menjalani pernikahan:

  1. Pertengkaran kecil akan mudah terjadi di masa awal pernikahan. Ini terjadi lantaran pasangan masih saling mengenal lebih jauh satu sama lain. Selain itu, mereka juga mulai dalam proses beradaptasi dengan sikap dan sifat yang tersembunyi yang mungkin belum terungkap.
  2. Berkumpul dengan teman-teman setelah menikah mungkin terasa agak aneh. Suasananya sangat beda. Sebab, dari sisi waktu, seseorang harus berbagi dengan pasangannya. Dia juga tidak bisa lagi terlalu “menggila” saat berkumpul dengan teman-temannya.
  3. Pasangan merasakan bahwa mertua adalah sosok baru yang harus “ditaklukkan”. Sebab, bisa saja mertua akan memberikan kritik, di samping juga akan menunjukkan dukungannya. Pasangan harus bisa menjaga lisan dan perbuatannya agar tidak sampai membuat marah mertua.
  4. Di saat istri mengalami kehamilan pertama, biasanya pasangan menjalani hari-hari yang sedikit menegangkan dengan harapan besar akan lahir bayi sehat. Pasangan akan bahu-membahu megusahakan yang terbaik dalam masa kehamilan dan persalinan.
  5. Kehidupan setelah menikah artinya juga mesti mempersiapkan diri ketika ada permintaan suatu kegiatan dilaksanakan di rumah sendiri. Pasangan akan dituntut menjadi tuan rumah yang baik agar kegiatan berjalan lancar.
  6. Kecemburuan mungkin terasa lebih sensitif saat ada wanita genit yang mencoba mengganggu suami, atau sebaliknya.
  7. Pasangan juga akan mengusahakan dan mengkompromikan makna “ideal” dalam keluarga, sesuai ajaran dari kedua orang tua masing-masing.
  8. Karena keadaannya sudah resmi, maka tiap pasangan akan merasa takut sekali kehilangan satu sama lain dan sangat menghindari  perceraian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda