Scroll to Top

Wakil Bupati Bogor Yakin Tidak Terlibat Kasus Penyebaran Video Porno

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 29 May 2013

Wakil Bupati Bogor Yakin Tidak Terlibat Kasus Penyebaran Video Porno

Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman membantah dirinya terlibat dalam kasus penyebaran video porno Rudy Harsa Tanaya. Ia meyakini bahwa penggelembungan kasus ini digunakan untuk menghancurkan karier politiknya. Polda Jabar sendiri kukuh menyatakan Karyawan saat ini berstatus tersangka, dan bisa dihukum maksimal 20 tahun.

Keyakinan polisi ini diutarakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat, Kombes Martinus Sitompul. Saat ini, Karyawan Faturachman terjerat Pasal 55 ayat 1 KUHP, yaitu sengaja menyuruh dan melakukan perbuatan pornografi, serta turut serta dalam pembuatan video yang beredar tahun 2010 lalu.

“Jika dari hasil pemeriksaan tim penyidik tersangka dinyatakan terbukti, yang bersangkutan terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun,” ucap Martinus Sitompul.

Sebaliknya, Faturachman sendiri memiliki argumen yang kuat pula. Baginya, ada pihak tertentu yang tidak ingin dirinya sukses di dunia politik. Maklum, sang wakil bupati tengah mencalonkan diri sebagai bupati Bogor.

“Saya sebagai calon Bupati Bogor yang sudah siap mendaftar merasa dikriminalisasi. Kasus ini dimunculkan oleh pihak tertentu untuk menghancurkan karier politik saya,” kata Karyawan Faturachman yang akrab disebut Karfat.

Ia juga menegaskan bahwa kasus penyebaran video porno tersebut sudah dicabut laporannya oleh Rudy Harsa Tanaya pada 3 April 2013 lalu. Rudy sendiri sudah berdamai dengan Indra Lesmana, tersangka yang sekarang mendekam di Lapas Kebon Waru, Bandung, selang dua hari kemudian.

Karfat sendiri bersikukuh akan maju sebagai calon Bupati Bogor. Ia tidak  mau terpengaruh oleh kasus yang tengah menjeratnya ini. Ditegaskannya, “Saya tidak salah karena tidak terlibat. Saya tetap maju. Sudah ada partai lain yang merapat, salah satunya PBB (Partai Bulan Bintang).”

Saat ini, Karyawan belum dinonaktifkan oleh Mendagri, Gamawan Fauzi. Ia baru dicopot jika sdah ditetapkan sebagai terdakwa.

Foto: ANTARA/M Agung Rajasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda