Share

ngobrol

Berkomunikasi dengan orang lain tidak selamanya mudah. Kadang obrolan menjadi sia-sia lantaran ada pertentangan antara Anda dan lawan bicara gara-gara ada yang salah selama berbicara. Berkomunikasi juga ada etikanya, plus bakal menarik jika masing-masing pihak sama-sama tertarik dengan hal yang dibahas. Dikutip dari Huffington Post, setidaknya ada lima cara untuk mengefektifkan komunikasi:

  1. Menjadi pendengar yang baik. Saat dia berbicara, tahanlah keinginan Anda untuk memotong ucapannya. Perhatikan pula semua materi yang dikatakannya sehingga Anda bisa mengikuti alur pembicaraan. Ini juga bentuk penghormatan Anda padanya.
  2.  Berikan jeda ketika  Anda akan berkomentar. Misalnya, setelah dia berbicara lalu memalingkan muka sejenak, tidak perlu langsung untuk mengomentarinya. Tunggu sejenak sampai dia kembali menatap Anda. Setelah itu, gantian Anda yang mengutarakan pendapat dalam posisi dia memperhatikan Anda secara penuh. Kadang jeda tersebut diperlukan lawan bicara agar dia bisa meresapi kata-kata yang sudah dibicarakannya.
  3. Pakailah kata “dan” daripada kata “tetapi” dalam berbicara. Kata “dan” menunjukkan adanya minat Anda terhadap topik yang sedang dibicarakan. Pemakaian kata “tetapi” yang lebih sering, kerap menunjukkan bahwa Anda memiliki pandangan yang kontra pada tema obrolan yang diangkat. Lawan bicara Anda mungkin merasa “diserang” lewat pendapat Anda. Dalam obrolan yang sifatnya basa-basi, mungkin saran ini berguna.
  4. Jadikan obrolan yang Anda lakukan sesuatu yang produktif. Anda dan lawan bicara akan mendapatkan obrolan  yang menarik jika tema yang diangkat sangat menarik. Apalagi jika dari obrolan itu, nantinya  bisa berlanjut menjadi sebuah ide cemerlang untuk suatu aktivitas di masa depan. Komunikasi Anda menjadi lebih efektif dengan pemilihan tema yang bagus.