Share
Acer Aspire P3
Acer Aspire P3

Setelah beberapa waktu lalu diperkenalkan, Acer akhirnya merilis ultrabook convertible atau ultrabook hybrid Aspire P3 di Indonesia. Produsen komputer asal Taiwan ini menghadirkan dua varian ultrabook hybrid Aspire P3 dengan harga Rp 7,5 juta dan Rp 8,5 juta.

Acer Aspire P3 ini mengusung konsep ultrabook hybrid yang menggunakan keyboard yang amat tipis, bahkan sekilas mirip dengan tablet Surface besutan Microsoft. Acer Aspire P3 ini dapat berubah menjadi tablet ketika keyboardnya dilepas.

Acer membekali Aspire P3 ini dengan layar berukuran kecil, yakni 11,6 inci dengan resolusi 1366 x 768 piksel touchscreen dengan teknologi panel IPS (In-Plane Switching) untuk memaksimalkan sudut pandang layar. Acer Aspire P3 ini menggunakan sistem operasi Windows 8.

Tak hanya itu, menurut President Director Acer Indonesia, Jason Lim, Aspire P3 ini memiliki keunggulan pada ukurannya yang lebih kecil dan ringan dibandingkan dengan rata-rata ultrabook hybrid lainnya yang ada di pasaran. Acer juga membekali Aspire P3 dengan prosesor Intel seri Y yang diklaim lebih hemat energi.

Acer Aspire P3 ini mengusung dimensi 295,4 x 190,7 x 9,95mm dengan berat 790gram, sedangkan keyboard tipis yang diusungnya memiliki dimensi yang sedikit lebih lebar dengan berat 600gram, sehingga berat total dari ultrabook hybrid Acer Aspire P3 ini adalah 1,39kg.

Acer Aspire P3 ini dibekali baterai berkapasitas 40Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 6 jam masa pakai. Acer juga membekali Aspire P3 dengan kamera depan 720p, kamera belakang 5 megapiksel, WiFi, Bluetooth 4.0, microHDMI, dan port USB 3.0.

Seperti yang dilansir dari Kompas (30/05/2013), Acer Aspire P3 tersedia dalam beberapa varian yang ditenagai oleh prosesor Intel Core i3-3229Y dan Core i5-3339Y yang dipadukan dengan memori RAM sebesar 2GB atau 4GB dan didukung grafis dari Intel HD Graphics. Sedangkan ruang penyimpanan internal, Acer Aspire P3 mengandalkan SSD (Solid State Drive)dengan kapasitas 60GB atau 120GB.