Scroll to Top

Dinilai Tidak Tegas, PSSI Dikecam!

By Aditya / Published on Monday, 03 Jun 2013

Pieter Rumaropen

PSSI dinilai tidak tegas dan tidak konsisten terkait hukuman kepada Pieter Rumaropen yang dipersalahkan karena berbuat yang tidak patut terhadap wasit. Awalnya, Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi larangan bermain sepakbola selama seumur hidup kepada pemain Persiwa Wamena itu. Namun, pada akhirnya, Komisi Banding PSSI mengurangi hukuman Pieter Rumaropen hanya menjadi 1 tahun saja.

Pengamat sepakbola, Yusuf Kurniawan, menilai keputusan banding PSSI itu sangat kontroversial dan tidak masuk akal. Menurut Yusuf Kurniawan, seharusnya PSSI bertindak lebih tegas agar hal-hal semacam itu tidak terjadi lagi di persepakbolaan Indonesia/

“Keputusan itu kental dengan kontroversial. Sangat tidak masuk akal ketika hukuman yang tadinya seumur hidup menjadi 1 tahun. Masih masuk akal kalau hukumannya menjadi 25 tahun. PSSI harus tegas. Kalau tidak, bukan mustahil pemain lainnya akan berperilaku buruk karena hukumannya ringan,” ujar Yusuf Kurniawan belum lama ini.

“Apalagi kasus pemukulan Pieter Rumaropen terhadap wasit ditayangkan berulang-ulang oleh media internasional. Di situ terlihat (wasit) Muhaimin berdarah-darah dan bagaimana pula prilaku buruk seperti itu masih bisa ditolelir,” tukasnya.

Dalam kasus ini, keputusan wasit Muhaimin yang memberikan hadiah penalti kepada Pelita Bandung Raya (PBR) di laga melawan Persiwa sudah benar. Pelanggaran yang dilakukan oleh O.K. Jhon terhadap Nova Arianto termasuk tindakan yang berbahaya dan berhak mendapatkan hukuman.

“Itu pelanggaran keras dan bisa membuat pemain lain cedera fatal. Keputusan wasit memang sudah tepat dan tidak perlu dipermasalahkan,” tandas Yusuf Kurniawan.

Yusuf Kurniawan juga mengkritik keputusan PSSI yang menghukum wasit Muhaimin dengan menurunkannya ke Divisi Utama. Bagi Yusuf Kurniawan, hukuman yang diberikan PSSI kepada Muhaimin jauh dari prinsip keadilan.

“Bagaimana bisa seperti itu? Di sisi lain, Rumaropen dihukum cuma 1 tahun dan sangat tidak adil jika wasit Muhaimin diturunkan ke Divisi Utama padahal keputusannya sudah benar,” pungkas Yusuf Kurniawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda