Scroll to Top

Persib Keok di Gresik, Ini Dalih Jajang Nurjaman

By Aditya / Published on Tuesday, 04 Jun 2013

persib persegres sergio van dijk

Persib Bandung kembali tumbang di Jawa Timur. Setelah dikandaskan Arema Indonesia, Persib juga keok di kandang Persegres Gresik United (GU). Atas kekalahan ini, pelatih Persib, Jajang Nurjaman, mengakui timnya bermain buruk. Namun, Jajang Nurjaman juga punya dalih lain yang menyebabkan Persib tak mampu menang di Gresik. Apakah itu?

Jajang Nurjaman beralasan, sangat terbatasnya masa pemulihan menjadi biang kekalahan Persib. Sebelum menghadapi Persegres GU, Sergio van Dijk dan kawan-kawan memang hanya memiliki jeda waktu yang sangat singkat setelah habis-habisan meladeni Arema Indonesia di Malang.

Selain itu, Jajang Nurjaman juga menyebut tim tuan rumah lebih diuntungkan karena memiliki masa recovery sehari lebih lama ketimbang Persib Bandung. Oleh karena itu, tim asuhan legenda hidup Timnas Indonesia, Widodo C. Putro, itu tampil lebih bersemangat di laga kemarin.

“Kami memiliki masa recovery yang sangat kurang, sementara Gresik memiliki keuntungan satu hari masa recovery yang memang normalnya tiga hari,” keluh Jajang Nurjaman usai laga.

Dari kubu tuan rumah, Widodo C. Putro, ternyata juga mengiyakan keluhan yang dikatakan oleh Jajang Nurjaman. Beruntung, anak-anak asuhnya mampu memaksimalkan kondisi tersebut sehingga mampu mengalahkan tim besar seperti Persib.

“Seru karena saling serang, namun karena pemain Persib kurang recovery, kami bisa mengambil keuntungan dari itu,” ujar Widodo C. Putro.

Di luar faktor tersebut, Jajang Nurjaman mengakui bahwa kali ini timnya bermain tidak maksimal. Instruksi yang diharapkannya ternyata tidak sepenuhnya terwujud di lapangan. Bahkan, Jajang Nurjaman menyebut laga melawan Persegres GU menjadi penampilan terburuk Persib Bandung di Indonesia Super League (ISL) musim ini.

”Pertandingan kali ini, jujur, menjadi pertandingan paling buruk bagi Persib,” kata Jajang Nurjaman.

”Penampilan kami sangat jelek, koordinasi tidak jalan termasuk juga permainan dari kaki ke kaki juga tidak jalan,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda