Scroll to Top

Pep Guardiola, Lawan Pertama Jose Mourinho di Ajang Eropa Esok

By Wan Faizal / Published on Wednesday, 05 Jun 2013

Pep-Mou

Kontrak selama empat musim yang terikat antara Jose Mourinho dengan Chelsea akan langsung membawa Mou untuk bertemu salah satu rival beratnya di sepakbola Eropa. Orang itu tak lain tak bukan adalah Pep Guardiola yang akan menjadi pelatih Bayern Muenchen awal musim nanti. Baik Chelsea maupun Bayern memang dijadwalkan untuk saling bertemu dalam ajang UEFA Super Cup.

Bayern menjadi penguasa Liga Champions musim kemarin setelah menghempaskan Borussia Dortmund di Stadion Wembley. Sempat unggul via Mario Mandzukic, Dortmund membalas lewat eksekusi penalti Ilkay Gundogan. Dan di menit akhir, Bayern mengunci kemenangan lewat Arjen Robben.

Cerita hampir sama terjadi bagi Chelsea. Bersua dengan Benfica di final UEFA Europa League 2012-2013, The Blues yang bermain di Amsterdam ArenA unggul lebih dulu via Fernando Torres yang kemudian disamakan oleh penalti Oscar Cardozo. Di menit akhir pertandingan, sundulan terarah dari Branislav Ivanovic membuat Chelsea mengangkat trofi di akhir laga.

Menjadi yang terbaik di dua turnamen bergengsi beda level itu membuat Bayern dan Chelsea harus bertemu di Eden Stadium, Praha, pada akhir Agustus mendatang.

Pertemuan ini tentu mengulang kembali “romantisme” yang pernah diusung Mou dan Pep kala keduanya masih membesut Real Madrid dan Barcelona.

Publik tentu belum lupa dengan adu argumen keduanya saat kedua tim hendak bertemu di semifinal Liga Champions 2011. Saat itu, Mou menganggap Pep dan anak asuhnya selalu berteriak tentang apapun keputusan yang diambil wasit.

“Sampai sekarang hanya ada dua kelompok pelatih. Ada satu kelompok kecil yang tidak berbicara tentang wasit. Lalu ada kelompok lebih besar, dimana saya berada di dalamnya, yang selalu mengkritik wasit saat mereka melakukan kesalahan besar,” terang Mou kala itu.

“Dan dengan pernyataan Pep itu maka kita sekarang punya tiga kelompok, yang mana hanya terdiri dari satu orang saja yang mengkritik keputusan bagus yang dibuat wasit. Saya tak pernah melihat hal ini sebelumnya.”

Lalu, apa balasan Pep waktu itu?

“Di ruang konferensi pers ini, ia (Mou) hanyalah the f*****g chief, the f*****g man, dan orang yang selalu menganggap tahu tentang apapun di dunia ini, jadi saya tak akan melawannya. Permainan ini (perang urat syaraf) tak akan saya ikuti karena saya tak tahu caranya,” bilang Pep seperti dirilis Daily Mail.

Lantas, apa mereka sudah berbenah sejak insiden itu dengan status bukan lagi sebagai pelatih Madrid dan Barca? Jawabannya tentu akan tersaji saat Bayern bersua dengan Chelsea nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda