Scroll to Top

Isra Miraj: SBY Kirim Pesan Untuk Umat Islam Indonesia

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 06 Jun 2013

Isra Miraj SBY Kirim Pesan Untuk Umat Islam Indonesia

Hari ini, Kamis, 6 Juni 2013 umat Islam di seluruh dunia memperingati Isra Miraj 1434 Hijriyah. Peristiwa ketika Nabi Muhammad Saw. dibawa menuju Sidratul Muntaha dalam waktu semalam di antaranya untuk menerima perintah salat lima waktu. Presiden SBY sendiri memberikan pesan kepada umat Islam pada peringatan kali ini. Apa pesannya?

“Selamat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bagi umat Islam. Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” demikian tweet SBY melalui akun twitternya, @SBYudhoyono.

Peristiwa Isra Miraj sendiri terbagi dalam dua kejadian berbeda. Yang pertama, Isra. Pada kejadian ini Nabi Muhammad saw. diberangkatkan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Tempat Bersujud Yang Jauh). Hal inilah yang terlukiskan dalam Q.S. Al-Isra:1, “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad SAW) pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Kemudian, dari tempat ini beliau diMirajkan ke Sidratul Muntaha dalam sebuah perjalanan yang penuh metafora; bertemu dengan nabi-nabi terdahulu, untuk kemudian menerima perintah salat dari Allah. Kisahnya tercantum dalam Q.S. An-Najm:13-18, “Dan sesungguhnya dia (Nabi Muhammad SAW) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, di Sidratul Muntaha.

Di dekat (Sidratul Muntaha) ada surga tempat tinggal. (Dia melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh suatu selubung. Penglihatannya tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.”

Seiring dengan perkembanga zaman, semakin banyak muncul tafsir seputar perjalanan Nabi dalam Isra Miraj. Berbagai teori dikemukakan untuk membuat peristiwa tersebut terlihat ‘logis’ atau masuk akal. Sejatinya, yang perlu kita yakini adalah yang tercantum dalam Alquran, dengan diperkuat riwayat-riwayat yang shahih.

Banyak amanat yang bisa didapatkan dalam Peristiwa Isra Miraj. Bukan hanya wajibnya seorang muslim menegakkan perintah salat. Bukan pula hukuman yang akan didapatkan seseorang yang berbuat buruk, seperti yang terlihat Rasululah saw. sepanjang perjalanan ke Sidratul Muntaha. Lebih jauh, kita bisa memahami bahwa bagi Allah, tidak ada yang tidak mungkin.

Memperjalankan Rasul-Nya dalam waktu semalam dalam sebuah perjalanan spiritual bukanlah hal mustahil. Kita yang hanya menggunakan logika, tak akan cukup meyakini hal ini. Akan tetapi, bagi mereka yang menyadari, hidup bukanlah masalah masuk akal dan tidak masuk akal, Isra Miraj memiliki segudang rahasia kekuasaan Allah yang mungkin tak bisa diurai kata-kata.

Foto: cflounge.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda