Share

persib pbr

Pelita Bandung Raya (PBR) tampaknya akan beralih home base dari Stadion Siliwangi ke Stadion Jalak Harupat, Bandung. Dengan demikian, PBR bakal ”berebut” dengan Persib Bandung yang sudah terlebih dulu berkandang di stadion itu. Persib dan PBR akan berbagi kandang di Stadion Jalak Harupat. Sebelumnya, Persib juga cukup lama menggunakan Stadion Siliwangi sebagai tempat untuk menjamu lawan-lawannya.

Pada Sabtu mendatang, PBR akan mulai memakai Stadion Jalak Harupat saat menghadapi tim tamu Persela Lamongan dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2013. Kemudian, saat menjamu Arema Indonesia pada tanggal 18 Juni 2013 mendatang, PBR juga akan berkandang di Stadion Jalak Harupat.

Direktur Utama PT Kreasi Performa Pasundan yang mengelola manajemen PBR, Marco Gracia Paulo, mengatakan, pihaknya memang sudah cukup lama ingin menggunakan Stadion Jalak Harupat sebagai kandang bagi Gaston Castano dan kawan-kawan. Namun, Marco Gracia Paulo belum bisa memastikan apakah PBR akan terus memakai Stadion Jalak Harupat hingga akhir kompetisi.

“Kami memang belum tahu apakah akan terus menggunakan Jalak Harupat atau tidak, tapi memang kami sudah berpikir untuk kembali menggunakan stadion itu untuk pertandingan home PBR,” ujar Marco Gracia Paulo di Bandung belum lama ini.

Kondisi Stadion Jalak Harupat memang jauh lebih baik ketimbang Stadion Siliwangi. Kualitas rumput dan permukaan lapangan di Stadion Jalak Harupat, misalnya, menjadi salah satu keunggulan stadion ini.

“Kami juga membutuhkan lapangan yang baik, yaitu Stadion Jalak Harupat. Hal itu lebih bijaksana untuk anak-anak. Jadi kami juga sedang mengupayakan agar terus menggunakan Stadion Jalak Harupat,” kata Marco Garcia Paulo.

Setali tiga uang dengan PBR, pelatih Persib Bandung, Jajang Nurjaman, memastikan bahwa Sergio van Dijk dan kawan-kawan akan tetap berlaga di Stadion Jalak Harupat sembari menunggu Stadion Gelora Bandung Lautan Api sudah siap untuk digunakan.

“Pokoknya, setelah putaran dua dan seterusnya kami akan menggunakan Stadion Jalak Harupat. Itu pilihan pasti karena di Stadion Jalak Harupat permainan anak-anak bisa lebih maksimal dan aliran bola bisa lancar,” tandas Jajang Nurjaman.