Scroll to Top

Gunung Padang Bisa Jadi Situs Peradaban Tertua di Dunia

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 07 Jun 2013

Gunung Padang Bisa Jadi Situs Peradaban Tertua di Dunia

Situs Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat bukanlah situs purbakala biasa; melainkan diperkirakan merupakan monumen raksasa yang luasnya mencapai 10 kali luas Candi Borobudur. Tidak hanya itu, situs ini diperkirakan berusia lebih dari 13000 tahun. Alias lebih tua dari berbagai peradaban kuno dunia.

Sebutkanlah berbagai situs peradaban tertua di dunia seperti peradaban Mesir Kuno, Mesopotamia, atau peradaban bangsa Arya. Menurut Prof. Danny Hilman Natawidjaja, koordinator tim Peneliti Mandiri Terpadu Gunung Padang, peradaban-peradaban tersebut diperkirakan berjejak sekitar 2500 hingga 4000 tahun Sebelum Masehi.

Akan halnya Gunung Padang ini, memiliki setidaknya tiga lapisan. Yang paling atas berumur muda, sekitar 500 tahun SM.  Lapisan di bawahnya berusia sekitar 7000 SM. Yang paling mengejutkan adalah lapisan terbawah yang diperkirakan berusia 13 ribu tahun. Artinya, jika penelitian terhadap Gunung Padang dilanjutkan dan terbukti kebenarannya, situs tersebut bisa mengubah peta peradaban dunia. Bahwa mungkin-mungkin saja Nusantara menjadi sumber segala peradaban.

“Peradaban dunia yang dikenal manusia itu kan yang majunya baru sekitar 6.000 tahun, Mesopotamia, kemudian yang di Mesir, (Piramida) Giza itu, yang 2.500-2.800 tahun Sebelum Masehi. Itu yang dianggap sebagai peradaban tertua di dunia. Kalau kita bilang Gunung Padang usianya 13.000 tahun, tumbang semua. Itu tentunya akan menjadikan kita (Indonesia) yang menjadi pusat peradaban di masa lalu,” cetus Danny.

Tidak hanya masalah usia, Gunung Padang juga unik, karena faktor luasnya yang mencapai 150 hektar. Dituturkan Danny Natawidjaja seperti dikutip oleh VOA Indonesia, “Gunung Padang itu suatu monumen yang besar. Punden berundaknya yang lapisan pertamanya itu tingginya sampai 100 meteran, jadi luasnya 150 hektar, yang jelas 10 kali lebih besar dari bangunan (Candi) Borobudur.”

Penelitian terhadap Situs Gunung Padang sendiri sudah berlangsung sejak November 2011. Sejauh ini disimpulkan susunan batu pada situs tersebut sudah tergolong maju; mirip dengan teknologi situs Machu Pichu di Peru.

Foto: VOA/R. Teja Wulan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda