Nidji

Meskipun bulan puasa belum tiba, band Nidji sudah mulai menggarap video klip terbaru mereka yang bernuansa Islami, yakni yang berjudul Cahaya Ramadhan. Giring, vokalis Nidji, pun tidak membantah bahwa mereka telah mencuri start untuk penggarapan video klip yang sebenarnya ditujukan untuk mengiringi bulan suci Ramadhan itu.

Giring beralasan, lagu-lagu rohani di bulan Ramadhan biasanya hanya diputar selama bulan puasa itu. Setelah Ramadhan berlalu, lagu-lagu religi itu pun biasanya akan langsung meredup. Oleh karena itu, Nidji berinisiatif hendak meluncurkan video klip Cahaya Ramadhan sebelum dimulainya bulan puasa sehingga lagu ini bisa dinikmati lebih lama.

“Betul. Lagu seperti ini kan cuma 31 hari karena bertepatan dengan Ramadhan. Jadi kalau ga curi start ya sayang ya. Dengan cara ini kami bisa memperkenalkan lagu ini lebih dulu kepada pecinta musik Indonesia terutama buat Nidjiholic,” ujar Giring di Jakarta belum lama ini.

“Semoga lagu ini akan jadi soundtrack semua orang yang berpuasa dan ada gunanya lagu ini. Lagu ini bisa menemani penikmat musik Indonesia selama bulan puasa,” lanjutnya.

Syuting video klip terbaru Nidji Cahaya Ramadhan dilakukan di Gedung Kerta Niaga, Kota, Jakarta Pusat. Meskipun mengangkat judul bernuansa Islami, namun Giring menyebut lagu Nidji kali ini bukan termasuk lagu religi, berbeda dengan lagu Tuhan Maha Cinta yang memang termasuk tembang religi.

“Bukan lagu religi ya, ini lagunya lebih universal. Kalau lagu religi dulu pernah buat yang Tuhan Maha Cinta. Kalau ini lagunya lebih kepada hubungan sesama manusia,” jelas Giring.