Scroll to Top

PSSI Sempat Ingin Batalkan Laga Timnas Indonesia Vs Belanda

By Aditya / Published on Sunday, 09 Jun 2013

timnas indonesia belanda robben bustomi

PSSI sempat ingin membatalkan laga Timnas Indonesia vs Belanda gara-gara ulah tim tamu yang ngotot memakai seragam utama di laga kandang. Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia seharusnya lebih berhak memakai jersey pertama, yakni Merah-Putih. Namun, pada akhirnya Timnas Indonesia justru mengenakan seragam kedua sehingga membuat PSSI kecewa.

Sebelum laga berlangsung, pihak PSSI telah meminta pertimbangan AFC mengenai masalah ini. AFC kemudian menyerahkan keputusan kepada wasit yang akan memimpin laga, dan wasit justru memilih Belanda sebagai tim yang berhak memakai seragam utama. Inilah yang membuat PSSI sempat ingin membatalkan pertandingan.

“Kita sudah mengadukan masalah ini kepada pihak AFC. Akhirnya pihak AFC menunjuk wasit pertandingan untuk menentukan kostum yang kita pakai,” ungkap Bobby Mubarok selaku Lokal Media Officer PSSI di Jakarta belum lama ini.

“Wasit memutuskan kita memakai warna putih. Saya sebelumnya sempat berpikir pertandingan ini akan batal karena PSSI tidak mau pemain memakai warna putih,” timpal Erwin Dwi Budiawan, anggota Exco PSSI.

Tak hanya itu, campur-tangan promotor ternyata juga mempengaruhi kengototan Belanda yang tetap ingin menggunakan seragam oranye. Ironisnya, PSSI tidak mengetahui deal antara Belanda dan promotor itu.

“Di situlah baru terungkap kalau ada deal promotor. Presiden KNVB pun mengatakan begitu kalau mereka telah melakukan kesepatan masalah kostum dengan promotor, dan PSSI tidak mengetahui hal itu. Belanda tidak membawa kostum lain,” tandas Erwin Dwi Budiawan.

“Ternyata pihak promotor sudah mengadakan deal-deal dengan pihak KNVB selaku konfederasi sepakbola Belanda 2 bulan yang lalu,” tambah Bobby Mubarok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda