Scroll to Top

Jose Mourinho Merusak Liga Spanyol, Kata Andres Iniesta

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 10 Jun 2013

Jose Mourinho

Jose Mourinho telah merusak Liga Spanyol, demikian yang disampaikan oleh Andres Ineista kepada El Pais. Don Andres juga optimis, era kekuatan tim-tim Liga Spanyol belum berakhir hanya karena Barcelona dan Real Madrid musim ini tumbang oleh duo Jerman, Bayern Munchen dan Real Madrid.

“Mourinho telah mengotori sepakbola Spanyol. Saya tidak suka berbicara seputar dirinya,” kata pemain terbaik Eropa 2012. Membuat orang bertanya-tanya, apakah pemikiran Andres Iniesta sejalan dengan Xavi Hernandez yang menyatakan, Real Madrid era Jose Mourinho tidak layak disebut tim besar.

Andres Iniesta lebih suka untuk membahas pencapaian klubnya musim ini. Meskipun ditaklukkan oleh Bayern Munchen di Liga Champions, Barca masih berhasil menjuarai La Liga dengan perolehan 100 poin; menyetarai rekor Real Madrid. Bagi Iniesta, cataan ini, “membuat saya bangga. Musim ini sangat rumit, jadi keberhasilan ini juga sangat spesial. Dari hari ke hari, keadaan semakin sulit untuk tim, tapi kami berusaha melewatinya dengan cara terbaik.”

Barcelona dan Real Madrid sama-sama tumbang oleh tim Liga Jerman di Liga Champions. Banyak yang beranggapan ini adalah akhir kejayaan klub-klub Spanyol, yang kemudian bisa berimbas pada timnas Spanyol pula. Entah di tingkat Eropa, maupun dunia. Namun, Andres Iniesta lagi-lagi menampik hal ini.

“Anggapan Spanyol memasuki akhir era kejayaan, hanyalah percakapan yang sedang menggurita, belum tentu benar. Sebuah tim harus memenangi sesuatu jika ingin menyingirkan kami dari singgasana. Jerman, Brazil, Argentina, atau negara mana pun. Model kami di lapangan, masih sangat valid,” cetusnya.

Don Andres masih yakin gaya main Spanyol dapat membantu untuk ‘merusak tim lawan. Karena, sulit mengadaptasi gaya bermain sebauh tim jika Anda tidak tahu apa yang harus diperbuat. Pendekatan kami adalah yang membuat kami lebih tangguh. Maka, jika hal ini terus berfungsi, Anda tidak perlu mengubah gaya bermain. Tetapi melanjutkan memakai gaya tersebut.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda