wc jongkok

Masalah BAB atau buang air besar memang tak dapat diremehkan. Mulai dari tempatnya, cara membersihkan, sampai posisi duduknya pun sebaiknya diperhatikan agar kesehatan tetap terjaga.

Untuk wilayah Asia, Afrika, dan sebagian Eropa kebanyakan masyarakat memakai jenis WC jongkok di kamar mandi mereka. Sedangkan wilayah Eropa lainnya serta Amerika terbiasa memakai WC duduk untuk proses BAB.

Sebenarnya manakah yang lebih sehat dan tepat digunakan, WC duduk ataukah WC jongkok?

Ternyata hasil studi menyebutkan bahwa posisi BAB yang tepat dan lebih sehat adalah dengan posisi jongkok. Alasannya, pada saat seseorang berjongkok maka posisi usus besar lurus dan otot puborecatlis (otot yang bertugas menahan tinja agar tidak keluar) melemas.

Hasilnya proses BAB menjadi lebih mudah, usaha yang harus dilakukan pun tidak terlalu banyak sehingga lebih menghemat waktu, demikian dilansir oleh Everydayhealth.

Berbeda bila posisi seseorang BAB dengan duduk. Otot puborecatlisnya tidak sepenuhnya lemas sehingga proses keluarnya tinja menjadi terhambat.

Waktu serta usaha yang dibutuhkan untuk menuntaskan BAB juga lebih banyak bila menggunakan WC duduk. Belum lagi resiko terkena penyakit wasir disebabkan proses BAB yang lama dan menyebabkan pembuluh darah membengkak.

Nah, bagaimana dengan pengalaman Anda sendiri? Lebih nyaman memakai WC jongkok atau WC duduk?