Patung Sunan Giri Remaja Bersetubuh di Pemakaman Berubah Jadi Batu

Sepasang remaja mesum yang nekat berhubungan badan di lokasi pemakaman Sunan Giri di Gresik, berubah menjadi batu. Kini, batu tersebut menjadi tontonan banyak warga yang penasaran. Benarkah kejadian ini? Ataukah hanya sekadar pemanis semata?

Jika dilihat dari bentuk batu tersebut, keyakinan di atas bukannya tanpa sebab. Setidaknya batu yang lebih mungil daripada ukuran tubuh manusia, berhasil membuat kebanyakan orang berpikir yang tidak-tidak. Tengoklah bentuknya yang mirip sepasang manusia yang tengah mereguk asmara, berhubungan intim dengan cara berpelukan.

Keyakinan ini pula yang menyebabkan dalam seminggu ini, Anda bisa melihat sederetan video seputar patung tersebut. Semuanya menuliskan keterangan, ini bukan batu biasa. Melainkan sepasang kekasih yang terkutuk (kualat) karena berani bersetubuh di kompleks pemakaman Sunan Giri.

Mereka dijadikan batu sebagai bukti kepada kebanyakan orang yang berani berhubungan intim di luar nikah karena sesungguhnya Allah tidak tidur. Ada pula tambahan keterangan bahwa kutukan ini berasal dari orang tua kedua remaja tersebut yang melarang mereka berpacaran.

Meskipun kebenaran kisah ini cukup diragukan, ada satu hikmah yang hendak disampaikan oleh penyebar cerita tersebut. Bahwa, hubungan seksual di luar nikah adalah sesuatu yang haram. Dan hikmah ini cukup tepat disampaikan pada kondisi remaja Indonesia dewasa ini. Dalam survey yang dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak pada 2007 terhadap 4500 anak di 12 kota terpisah di Indonesia, ada 93,7 persen remaja yang mengaku pernah berciuman. Sementara hampir 2/3 dari total responden survey tersebut (62,7%) mengaku sudah tidak perawan lagi.

Foto: kaskus (danhillawisnu)