Taufik Kiemas Meninggal, Belum Ada Calon Pengganti di MPR

Taufik Kiemas, ketua MPR sekaligus suami mantan presiden Megawati Soekarno Putri, meninggal pada Sabtu, 8 Juni 2013 lalu. Hingga saat ini, belum ada calon pengganti Taufik Kemas. PDI Perjuangan sendiri masih berada dalam suasana duka.

Meninggalnya Taufiq Kiemas merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Demikian yang ditegaskan oleh ketua DPD RI, Irman Gusman.

Ketika melayat di rumah duka, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Irman berkata, “Indonesia kehilangan sosok bapak bangsa yang memiliki kepedulian terhadap NKRI dalam segala aspek kehidupan, baik itu dalam pengamalan Pancasila, UUD 1945, maupun semangat menjaga kedaulatan negara. Satu pendapat saya tentang almarhum, Taufik Kiemas ya Empat Pilar Kebangsaan.”

Dengan meninggalnya Taufik Kiemas, jabatan Ketua MPR saat ini lowong. Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Tohari mencetuskan bahwa almarhum memiliki pesan khusus terkait dengan posisi ketua MPR tersebut. Menurut Taufik, tidak seharusnya posisi tersebtu dipilih melalui pemungutan suara. Melainkan melalui konsensus.

“Sangat ideal kalau dilakukan konsensus karena memang Ketua MPR dimensi politiknya beda. MPR lebih pada kenegarawanan,” kata Hajriyanto merekam pernyataan Taufik sebelumnya, seperti dilansir oleh Kompas.

Hajriyanto sendiri berharap pengganti Taufik Kiemas kelak di posisi ketua MPR, adalah sosok senior yang penuh wibawa dan dapat mengayomi. Baginya, penting diupayakan agar pimpinan MPR tidak berada di bawah kaliber Taufik Kiemas.

Calon pengganti Taufiq Kiemas haruslah berasal dari PDI Perjuangan. Pekan depan, MPR akan mengirim surat kepada F-PDI-P untuk mengusulkan nama tersebut. Barulah nama tersebut nantinya dikukuhkan MPR melalui sidang paripurna. Saudara Megawati Soekarno Putri, Guruh Soekarno Putra, membantah akan menggantikan posisi Taufiq sebagai Ketua MPR tersebut.

Foto: Kompas/Danny Permana