Share

Swedia Kereta

Akibat larangan menggunakan celana pendek di suhu udara yang cukup menyengat, para masinis pria kereta api di Swedia nekat gunakan rok mini. Apa dan bagaimana cerita ini bermula?

Para sopir kereta api komuter di Kota Stockholm lebih memilih rok akibat larangan penggunaan celana pendek. Sekitar 15 sopir memutuskan ini akibat suhu udara yang capai 35 derajat celcius.

Suhu udara dalam gerbong kereta sangat menyengat. Kebijakan perusahaan sendiri mewajibkan karyawan termasuk para masinis gunakan pakaian yang rapi tatkala bertugas.

Perusahaan transportasi Arriva misalnya, mewajibkan pegawainya memakai celana panjang (laki-laki) dan rok untuk wanita. Thomas Hedenius, juru bicara Arriva tegaskan jika pegawai laki-laki wajib gunakan celana panjang, bukan pendek.

Martin Akersten salah satu masinis kereta berujar jika kebijakan ini memang tak bisa diubah. Namun perusahaan sendiri telah merestui aksinya dan beberapa rekan untuk memakai rok.

Masinis Rok Mini

Sementara itu dari pihak Arriva memandang tak ada upaya diskriminasi. Untuk itulah pihaknya berikan izin. Para masinis, jelas Thomas, inginkan pakaian tersebut. Perusahaan pun merestui rok itu sebagai bagian seragam masinis pria.

Namun perusahaan tetap menerima masukan dan saran dari karyawan. Mereka akan lakukan evaluasi dan perubahan kebijakan pada musim gugur ini.

Bulan September nanti, perusahaan akan adakan pembicaraan soal pakaian karyawan. Intinnya, seragam wajib terlihat sopan namun tetap nyaman dipakai.