Scroll to Top

Persib: Firman Utina Kecewa Dengan Regulasi PSSI

By Agus Prasetyo / Published on Tuesday, 11 Jun 2013

Firman Utina Persib

Firman Utina harus absen saat Persib melakoni laga menghadapi Pelita Bandung Raya. Menanggapi larangan tampil untuk dirinya, mantan pemain Sriwijaya FC itu mengaku kecewa dengan regulasi yang dikeluarkan PSSI.

Saat Persib bertanding di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Firman hanya menjadi penonton ketika rekan-rekannya meraih kemenangan dramatis 4-3.

Ketika dimintai komentarnya Firman tak mampu menyembunyikan rasa kecewa kepada regulasi PSSI yang mengakumulasi seluruh kartu yang didapatnya, baik dari putaran pertama maupun putaran kedua.

Dikatakan saat memasuki putaran kedua, Firman telah mengoleksi dua kartu kuning yang didapatnya pada putaran pertama.

Pada laga melawan Arema Indonesia beberapa waktu lalu, Firman kembali dihadiahi satu kartu kuning dan satu kartu merah.

Sesuai regulasi PT Liga Indonesia (LI) sebelumnya, tiga kartu kuning yang diperoleh Firman seharusnya hangus dan hanya menjalani hukuman satu kali tidak bermain.

Namun PT Liga Indonesia justru mengakumulasi hukuman tiga kartu kuning dan satu kartu merah sehingga Firman dihukum dua kali tidak boleh bermain.

“Saya kecewa sama regulasi sekarang, karena dikabarkan bahwa saya tidak bisa tampil lawan PBR karena akumulasi. Tiba-tiba peraturannya seperti itu di putaran kedua dan sudah berjalan. Itu yang sangat mengecewakan saya” ungkap Firman Utina.

Menurut Firman kalaupun ada perubahan peraturan, PT LI seharusnya memberitahukan dan menyosialisasikan terlebih dahulu kepada seluruh tim ISL.

“Di peraturan manual liga bahwa saya hanya satu kali tidak boleh main, tapi tiba-tiba kenapa di pertandingan lawan PBR saya tidak boleh main. Saya sendiri kaget, seandainya ada perubahan harusnya sudah ada pemberitahuan kepada manajemen tim terutama pelatih” tambahnya.

Dinilainya masalah komunikasi antara PT LI dengan klub-klub terkait perubahan regulasi tersebut menjadi pangkal kekecewaannya saat ini.

“Bisa juga sebenarnya sudah diberitahukan dari PT Liga ke manajemen (PT PBB), tapi dari pihak manajemen tidak melanjutkan pembicaraan itu ke tim” terang Firman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda