Scroll to Top

Para Vegetarian Lebih Mungkin untuk Hidup Lebih Lama

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 12 Jun 2013

makan sayur

Sebuah studi menyebutkan, orang-orang yang memutuskan untuk menjadi vegetarian lebih mungkin untuk memiliki hidup yang lebih dibanding para pecinta daging. Pasalnya, mereka lebih mungkin untuk terhindar dari berbagai pencetus penyakit, kecuali kanker. Sebaliknya, pecinta daging berisiko  mendapatkan penyakit dari banyak sebab.

“Diet vegetarian tertentu dikaitkan dengan penurunan semua penyebab (kematian) serta beberapa penyebab spesifik termasuk penyakit jantung, kematian yang berhubungan dengan ginjal dan endokrin, dan kematian terkait penyakit seperti diabetes,” kata  Dr Michael Orlich, pemimpin studi dari Loma Linda University di Loma Linda.

Studi ini menganalisa diat yang dilakukan 73.300 orang. Dikutip Health, mereka dinilai pola dietnya baik dari kalangan pria maupun wanita yang menganut salah satu tipe diet dari lima diet. Yaitu, non-vegetarian, semi vegetarian (makan daging atau ikan tidak lebih dari seminggu sekali), pesco  vegetarian (mengonsumsi seafood), lacto ovo vegetarian  (termasuk produk susu dan telur), dan vegan (tidak makan produk hewani).

Hasilnya, setelah lima tahun studi berjalan, telah terjadi kematian terhadap 2.570 orang yang dinilai pola dietnya. Dan, risiko kematian dari berbagai sebab penyakit untuk para vegetarian hanya 12 persen dibanding mereka yang pecinta daging. Dan, pria lebih mungkin untuk hidup lama dibanding wanita dengan menerapkan gaya hidup vegetarian.

Studi yang dimuat jurnal JAMA Internal Medicine ini juga mencatat, vegetarian cenderung tidak mengonsumsi alkohol maupun merokok. Mereka tampak lebih berpendidikan dan mampu hidup hingga usia tua.

Senada dengan hasil tersebut, sebuah studi di Inggris yang dirilis Januari tahun ini juga menemukan hal yang serupa.Dilaporkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, vegetarian memiliki risiko lebih rendah 32 persen untuk dirawat di rumah sakit atau meninggal karena serangan jantung. Mereka juga kerap ditemui memiliki tekanan darah dan kadar kolesterol yang lebih terjaga dibanding para non-vegetarian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda