Scroll to Top

Sahabat Pun Bisa Menjadi Duri Dalam Hubungan Anda

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 12 Jun 2013

sahabat

Sahabat bisa menjadi kawan dan lawan buat hubungan Anda. Dia bisa memberikan saran yang baik, sekaligus menyatakan pendapat yang dapat menimbulkan kekisruhan bagi hubungan. Dikutip dari Boldsky, ada beberapa saran dari sahabat yang perlu Anda pertimbangkan untuk tidak diterima apa adanya:

  1. Dia mengatakan bahwa orang yang berkencan dengan Anda tidak baik. Anda mungkin akan dibuat bimbang dengan pernyataan sahabat ini. Padahal, belum tentu penilaian dia tentang orang yang Anda sukai itu benar. Pendapatnya dapat membuat Anda berpikir telah salah memiliki orang yang dicintai.
  2. Sahabat Anda mengusulkan balas dendam terhadap perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan kekasih.  Aksi balas dendam ini justru akan membuat perseteruan Anda dengan kekasih menjadi lebih buruk. Risiko terbesarnya yaitu Anda bisa putus hubungan karena akhirnya sama-sama saling menyakiti.
  3. Diam-diam sahabat berkencan dengan kekasih Anda. Kejadian ini cukup sering terjadi. Dalam usahanya memanasi Anda untuk berpisah dengan kekasih, sahabat justru berusaha merayu kekasih Anda agar mau menjadi kekasihnya.
  4. Dia selalu menunjukkan sisi negatif hubungan Anda dengan kekasih. Dia tidak bosan mencela hubungan Anda dan berusaha meyakinkan bahwa hubungan itu pasti segera berakhir. Anda pun dapat terpengaruh dengan pendapat-pendapat  sahabat ini.
  5. Dia terlalu ikut campur dalam hubungan yang Anda jalani. Mungkin karena Anda selalu curhat pada sahabat, dia pun tidak segan lagi memberikan saran yang cenderung memaksakan pendapatnya. Dalam hal kecil pun dia terlalu mengurusi hubungan Anda dengan kekasih.
  6. Dia mengingatkan kenangan masa lalu yang lebih membahagiakan daripada saat memiliki kekasih. Kala hubungan Anda sedang bermasalah, sahabat yang buruk segera mengungkap kembali kenangan masa lalu. Dia mengatakan bahwa dahulu tanpa ada kekasih, Anda dapat hidup lebih bahagia. Akhirnya, saat mulai terpengaruh dengan cerita tersebut, Anda tidak segan lagi mengakhiri hubungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda