Scroll to Top

Etoksiklat Nonilfenol: Zat Berbahaya pada Busana Merek Ternama

By Ilham Choirul / Published on Monday, 12 Sep 2011

Berhati-hatilah memilih pakaian. Karena, LSM Greenpeace menemukan ada pemakaian bahan kimia pada pakaian yang tergolong beracun dan berbahaya. Zat ini bisa mengganggu hormon manusia.

Adalah etoksiklat nonilfenol (NPEs), yang dituduh sebagai biang keladi. Zat ini sudah “diharamkan” menempel pada bahan tekstil di Eropa. Saat di dalam air, NPEs akan terpecah dan membentuk zat beracun nonilfenol yang mempengaruhi hormon manusia. Bahkan, racunnya sangat kuat.

Meskipun jumlahnya dalam kadar rendah, NPEs tetap berbahaya bagi lingkungan dan manusia. Menurut rilis Greenpeace melalui Yifang Li, juru kampanye Greenpeace,  zat tersebut akan mereplika seperti hormon perempuan, mengubah perkembangan seksual, dan mempengaruhi sistem reproduksi. Dalam dunia fauna, NPEs mampu memandulkan ikan jantan dan mengganggu hormon mamalia, seperti diungkap WWF.

Ternyata, produsen yang memakai bahan kimia berbahaya ini bukan saja dari merek lokal. Merek ternama dunia juga memakai zat ini dalam produksinya. Sebut saja: Abercrombie & Fitch, Adidas, Bauer Hockey, Calvin Klein, Converse, Cortefiel, Gap, H & M, Lacoste, Nike, Phillips-Van Heusen Corporation (PVH Corp), dan Puma. Nike dan Puma baru akan menghentikan pemakaian NPEs tahun 2020. Greenpeace telah melakukan uji sampel pada merek tersebut yang dibuat di China, Vietnam, Malaysia, dan Filipina.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda