Scroll to Top

PSSI Beberkan Bukti Kecurangan Persibo di AFC Cup

By Aditya / Published on Thursday, 13 Jun 2013

persibo ipl

PSSI akhirnya berhasil menguak misteri memalukan yang dilakukan Persibo Bojonegoro sebagai wakil Indonesia di ajang AFC Cup 2013. Setelah melakukan serangkaian investigasi, Komisi Disiplin PSSI pun  memperoleh bukti-bukti kecurangan Persibo di AFC Cup. Selain itu, PSSI juga telah mendapatkan pengakuan dari para pemain Persibo yang terlibat dalam skandal memalukan tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Persibo kalah telak 8-0 dari tim tuan rumah wakil Hongkong, Sunray Cave JS Sun Hei di laga AFC Cup yang digelar pada tanggal 9 April 2013 silam. Tak hanya kalah telak, pertandingan tersebut terpaksa dihentikan pada menit ke-60 karena para pemain Persibo bertumbangan karena cidera, apalagi tim peserta Indonesia Premier League (IPL) itu hanya membawa satu pemain cadangan saja.

Setelah diusut, ternyata para pemain Persibo tersebut ternyata hanya pura-pura cidera saja. Hasil temuan investigasi PSSI menyebutkan adanya perintah dari sejumlah pihak di manajemen dan tim Persibo yang menginstruksikan para pemainnya untuk cidera.

“Kami baru bisa membuktikan adanya perintah agar satu per satu pemain Persibo berpura-pura cidera. Tujuan yang baru bisa dibuktikan sementara, supaya tidak semakin kalah dengan skor mencolok,” jelas Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca Pandjaitan di Jakarta belum lama ini.

”Sedangkan dugaan terkait pengaturan skor atau menjual pertandingan, belum bisa kami ungkapkan sebab kami harus melakukannya bersama-sama dengan FIFA dan AFC,” lanjutnya.

Hampir seluruh pemain Persibo dan ofisial tim, termasuk jajaran pelatih dan manajemen, yang diperiksa oleh PSSI. Yang mengagetkan, para pemain Persibo mengaku dipaksa untuk berpura-pura cidera yang berakibat mencoreng citra sepakbola Indonesia.

”Mereka mengaku dipaksa untuk cidera ketika tertinggal dengan skor 8-0, lalu keluar lapangan dan buntutnya tidak melanjutkan pertandingan. Ini benar-benar pencorengan bagi dunia sepakbola Indonesia dan dunia,” geram Hinca Pandjaitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda