Share

Wisdom-Suso-Ibe

Musim kompetisi Liga Inggris 2012-2013 memang sudah usai. Namun itu tak membuat catatan-catatan musim lalu selesai juga. Salah satunya datang dari Liverpool dimana musim lalu manajer Brendan Rodgers “memperkenalkan” tujuh pemain akademi untuk bermain di tim utama. Siapa saja mereka?

  • Adam Morgan

Adam Morgan

Pemain muda yang sudah bergabung ke akademi Liverpool sejak masih bocah. Morgan yang berposisi sebagai striker menjalani debut bersama tim utama saat melakoni tur pra-musim di AS. Dalam laga kontra Toronto, ia mencetak satu gol untuk mengakhiri laga dengan skor 1-1. Saat itu, ia melakukan selebrasi seakan-akan gol yang ia cetak adalah gol kemenangan The Reds di sebuah laga final.

Selang sebulan kemudian, Morgan menjalani debut di pertandingan kompetitif bersama Liverpool. Oleh Rodgers kala itu Morgan dimainkan di laga versus Hearts dalam laga second leg kualifikasi UEFA Europa League.

  • Andre Wisdom

Andre Wisdom

Wisdom bergabung dengan akademi Liverpool pada 2008. Debutnya di tim utama terjadi pada September 2012 kala Liverpool menyambangi markas Young Boys dalam pertandingan Europa League. Setelahnya, nama Wisdom semakin sering menjadi langganan Rodgers, apalagi ketika Martin Kelly dan Jose Enrique masih mengalami cedera.

Wisdom juga tercatat sebagai anggota Inggris U-21 yang bermain di Piala Eropa U-21. Meski hanya dimainkan di laga terakhir kontra Israel, namun pada laga itu manajer Stuart Pearce menjadikannya sebagai kapten tim setelah kapten utama, Jordan Henderson, tidak dimainkan.

  • Suso

Nama Suso sempat diperebutkan Real Madrid dan Barcelona awal musim lalu. Namun Rodgers ternyata memandang lain dengan tetap mempertahankan gelandang muda asal Cadiz itu. Setelah tampil di dua laga pra-musim lawan AS Roma dan Toronto, Rodgers memberinya nomor 30 sebagai bukti bahwa Suso menjadi bagian dari tim.

Suso

Debutnya dimulai saat melawat ke markas Young Boys. Beberapa hari kemudian, ia dipercaya Rodgers main di laga penting lawan Manchester United di Anfield. Aksi pertamanya pun berbuah manis ketika akselerasinya membuat lini belakang MU kalang kabut hingga gol tercipta lewat kaki Steven Gerrard.

“Di usia 18 tahun, Suso mempertontonkan kualitas teknik yang istimewa tapi tak lupa menunjukkan stabilitas emosinya untuk bermain di klub sekelas Liverpool. Apa yang ia tunjukkan adalah berita bagus bagi semua pemain akademi kami,” puji Rodgers.

  • Samed Yesil

Pemuda berusia 19 tahun asal Jerman ini diberi Rodgers kesempatan main untuk tim utama pertama kalinya pada September 2012 kala Liverpool bertandang ke markas West Bromwich Albion dalam laga Capital One Cup. Saat itu ia mengisi sektor penyerangan tim bersama para pemain lain seperti Stewart Downing, Dani Pacheco, dan Oussama Assaidi.

Samed Yesil

Di pertandingan berikutnya kontra Swansea City, masih di ajang yang sama, Rodgers kembali menurunkan Yesil. Namun aksinya hanya berusia 45 menit karena kemudian digantikan oleh Luis Suarez. Sial baginya, cedera ligamen harus memaksanya absen dan urung tampil lagi bagi tim utama Liverpool.

  • Jerome Sinclair

Jerome Sinclair

Inilah pemain termuda yang pernah bermain bagi tim utama dalam pertandingan resmi bagi Liverpool. Saat masuk menggantikan Yesil di laga kontra Albion, Sinclair masih berusia 16 tahun dan 6 hari. Ia mengalahkan rekor sebelumnya yang disandang Jack Robinson dengan catatan 16 tahun dan 250 hari.

  • Conor Coady

Conor Coady

Fans setia Liverpool pasti mengenal siapa Coady. Pemain mungil itu merupakan kapten dari tim Liverpool U-21. Coady melakukan debut bagi tim utama kala Liverpool menyambangi Rusia untuk bermain versus Anzhi Makhachkala dalam pertandingan Europa League. Saat itu ia mengisi lini tengah bersama Jordan Henderson dan Jonjo Shelvey.

Coady pertama kali merasakan atmosfer Premier League pada 12 Mei 2013 kala Liverpool bertandang ke markas Fulham. Ia masuk di menit 88 untuk menggantikan Coutinho.

  • Jordan Ibe

Jordan Ibe

Pemain debutan terakhir yang dipromosikan oleh Rodgers musim lalu. Ibe diturunkan Rodgers dalam pertandingan penutup musim lalu kontra QPR di Anfield. Performa pemain berusia 17 tahun itu mengundang decak kagum dari fans Liverpool. Satu gol kemenangan yang dikemas Coutinho kala itu merupakan buah assist dari Ibe.

“Melihat tujuh pemain debutan dalam satu musim merupakan hal yang bagus bagi kami. Setiap kali ada pemain di akademi yang melompat ke tim utama, selalu menjadi penyemangat bagi yang lainnya,” ungkap direktur tim akademi Liverpool, Frank McParland.