Scroll to Top

Jenis Bakteri Usus Dipengaruhi Pola Makan Jangka Panjang

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 13 Sep 2011

Meski terlihat jijik, sebenarnya dalam tubuh manusia terdapat banyak bakteri. Bakteri dengan sifat baik, jumlah cukup banyak. Mereka ini membantu manusia,  terutama dalam proses mencerna makanan. Sari makanan jadi mudah diserap dinding usus dan ampasnya diubah menjadi feses atau kotoran.

Ternyata, jenis bakteri dalam saluran pencernaan antara satu orang dengan lainnya berlainan. Jenisnya dipengaruhi oleh pola makanan yang dikonsumsi  dalam jangka panjang. Jenis bakteri tidak dipengaruhi hanya dari makanan yang dikonsumsi belakangan.

Hal tersebut telah diuji oleh peneliti dari Universitas Pennsylvania. Gary Wu, salah seorang peneliti, mengatakan, ada hubungan antara makanan dengan jenis mikroba dalam usus. Demikian dalam rilis VOA.

Itu dibuktikannya dengan melakukan dua kali percobaan. Pertama, jenis bakteri diambil dari sampel kotoran responden dan mereka memberitahukan apa pun yang mereka makan. Kedua, para responden melakukan pengujian pola makan yang dikontrol. Sebagian makan makanan barat, dan lainnya makan sayur dan buah-buahan.

Dari percobaan pertama didapatkan hasil, jenis mikroba antara responden saling berlainan. Sedangkan, pada percobaan kedua, ternyata jenis mikroba dari satu orang responden tetap sama seperti pada percobaan pertama. Sehingga, menurut Wu, “Jenis-jenis bakteri didasarkan pada pola makan jangka panjang, bukan apa yang dimakan dalam hari-hari terakhir.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda