Scroll to Top

Guatemala vs Argentina 0-4: Lionel Messi Hattrick, Lewati Rekor Diego Maradona

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 15 Jun 2013

Lionel Messi Hattrick 2

Lionel Messi menciptakan hattrick  dan satu assist untuk menciptakan hasil pertandingan persahabatan antara Guatemala vs Argentina berakhir skor 0-4. Hebatnya tiga gol yang dibuat Si Nomor 10 dilesakkan dalam tempo 34 menit. Kini, King Leo sukses menyalip sang legenda Diego Maradona dalam deretan top skor Argentina sepanjang masa.

http://www.youtube.com/watch?v=_rXRuyuI2lE

Guatemala bukanlah lawan yang seimbang atas Argentina. Mereka memang memiliki ranking FIFA yang jauh lebih baik dari Indonesia, tapi juga jauh di bawah Argentina (nomor 88). Dan kehadiran Lionel Messi di lapangan selama 68 menit sukses memuaskan semua orang. Penonton di stadion Nacional Mateo Flores, mereka yang terlibat bisnis di laga ini, dan orang-orang yang rindu dengan permainan Si Nomor 10 ajaib.

Cuma butuh 15 menit bagi La Pulga untuk menyihir dunia. Kapten Argentina menerima sodoran Ezequiel Lavezzi di luar kotak penalti, menggiring bola sebentar, lalu melepaskan tembakan melengkung yang membunuh kiper Ricardo Jerez. Gol berkelas khas dirinya.

Lionel Messi Hattricl

Guatemala sempat bisa bertahan selama 35 menit untuk membatasi Argentina tidak mencetak gol tambahan. Tapi, Lionel Messi didatangkan untuk menghibur penonton. Dan dia melakukan hal tersebut dengan cara istimewa. Menit 36, berada di sisi kiri, kapten tim tango melepaskan umpan silang yang ditanduk oleh Augusto Fernandez. Pria Celta Vigo pun merayakan golnya bersama sang Messiah.

Empat menit kemudian penetrasi Messi di kotak terlarang berbuah pelanggaran. Dan siapa lagi yang menjadi algojo penalti jika bukan dirinya sendiri? Messi yang beberapa saat sebelumnya menari-nari dengan si kulit bundar, melepaskan tembakan yang menipu kiper Ricardo Jerez. 3-0 di babak pertama.

Empat menit setelah turun minum, King Leo kembali menjebol gawang Guatemala. Kali ini terima kasih lagi kepada Lavezzi. Pemain PSG dengan rajin menusuk sektor kiri pertahanan lawan, lalu mengirimkan umpan yang tinggal diceploskan Messi. Para pemain tuan rumah tertunduk lesu, tapi kiamat bagi mereka sudah berakhir.

Pelatih Alejandro Sabella menarik King Leo di menit 68, menggantikannya dengan Rodrigo Palacio. Dan pesta gol ditutup. Kemenangan yang relatif mudah, kesempatan Argentina untuk memainkan para punggawa yang jarang tampil, dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh sang pelatih. Argentina menang karena keterbatasan Guatemala, dan sihir seorang Lionel Messi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda