Scroll to Top

Tepuk Tangan Itu Bersifat Menular

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 20 Jun 2013

tepuk tangan

Tepuk tangan yang biasa menghiasi pertunjukkan ternyata memiliki sifat menular layaknya virus. Studi ilmiah di Swedia menemukan, saat seseorang berada dalam grup yang mereka bertepuk tangan bersama, akan menggugah keinginan orang tersebut untuk melakukan hal yang sama. Penyebabnya adalah seseorang mengalami tekanan sosial untuk berbuat yang seperti orang lain dalam grup.

Dikutip dari BBC, reaksi tepuk tangan ini sifatnya berantai. Saat melihat sekeliling bertepuk tangan, riuh volume tepuk tangan menyebabkan seseorang seperti harus berbuat yang sama mengikuti kelompoknya. Dari sini peneliti menyimpulkan bahwa perilaku manusia pun dapat menular ketika mereka dalam satu grup.

“Dalam satu kasus, sekelompok penonton mungkin melakukan tepuk tangan 10 kali per orang. Dalam pertunjukkan lain, mereka mungkin akan bertepuk tangan tiga kali lebih lama. Semua itu, karena tekanan sosial,” kata Dr. Richard Mann, salah seorang peneliti.

“Begitu seseorang mulai tepuk tangan, ada tekanan sosial untuk tidak berhenti bertepuk, sampai seseorang mulai berhenti tepuk tangan,” imbuhnya.

Dari sini peneliti juga melihat bahwa sikap yang dilakukan oleh kelompok tercermin melalui sebuah  pola yang unik. Pengetahuan tantang hal ini bisa dipakai untuk berbagai kepentingan.

Mann mengatakan, pembelajaran tentang pola kelompok ini bisa dimanfaatkan untuk memperkirakan pola kerusuhan sosial atau mode terbaru yang menyebar secara cepat. Pembelajaran tentang pola kelompok, dalam skala masyarakat, bisa dijadikan salah satu komponen untuk menentukan kebijakan publik yang terbaik buat mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda