Scroll to Top

Ruang Hijau di Jalur Trim Eropa

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 20 Jun 2013

grass-tram-tracks

Kendaraan transportasi massal di Eropa memang jauh lebih baik dari Indonesia. Mereka memiliki alat transportasi yang bisa diandalkan. Dari sisi waktu, mereka bisa memenuhi tuntutan untuk tepat waktu kedatangan dan pemberangkatan. Dari sisi kualitas kendaraan transportasi juga digarap dengan teknologi yang cukup layak.

Trim salah satunya. Alat transportasi seperti sebuah gerbong kereta api sudah dibuat jalur sendiri. Uniknya trak untuk trim kini mulai digarap dengan jalur yang makin manis dengan penambahan lahan hijau di sepanjang jalur rel.

grass-tram-tracks

Beberapa kota besar di Eropa – seperti Barcelona, Frankfurt, Milan, St Etienne, dan Strasbourg – sudah mengadopsi jalur hijau di sepanjang rel trim. Praktik seperti ini sebenarnya sudah digagas puluhan tahun lalu, sekitar 1980-an. Hanya saat itu jalur hijau trim belum sebanyak sekarang.

Gagasan jalur hijau trim ini membawa konsep mengembalikan ruang hijau di kota. Lahan hijau – sekalipun hanya sepetak – menjadi tempat tinggal serangga dan hewan tak bertulang belakang lainnya. Sekalipun kecil, jalur hijau trim ini diklaim mampu mengurangi efek panas di kota, memberikan permukaan permeable sehingga air hujan dapat diserap, mengurangi polusi, dan menyerap kebisingan dari roda trim yang melintas.

Dari sisi keindahan, jalur hijau tersebut makin mempercantik jalanan. Jalanan aspal yang hitam sangat serasi dipadukan dengan hijaunya rerumputan. Konsep yang sama mungkin bisa diterapkan Indonesia. Asal ada kemauan untuk memulai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda