Scroll to Top

Hadapi Barito, Kiper Persiwa Sempat Tak Sadarkan Diri Hingga Dibawa Ambulans

By Agus Prasetyo / Published on Sunday, 23 Jun 2013

Laga antara Barito melawan Persiwa memang menghadirkan banyak cerita haru. Diantaranya adalah penjaga gawang Persiwa yang sempat tak sadarkan diri, namun tetap memaksakan melanjutkan pertandingan hingga akhirnya harus dibawa ambulans ke rumah sakit.

Tiba di Bandara Syamsudin Noor di Banjarbaru dua jam sebelum pertandingan, Persiwa hanya berkekuatan tujuh pemain termasuk satu kiper.

Jumlah tersebut tentu saja menimbulkan keheranan dan kehebohan ribuan penonton di Stadion Demang Lehman Martapura Kabupaten Banjar.

Namun kelompok suporter Barito yang terdiri dari Bartman, Lasman, Yellow Boys dan Asykar Demang Lehman tetap memberikan respek berupa tepuk tangan saat 7 ksatria Persiwa memasuki lapangan.

Berdasarkan Aturan III  FIFA Law of the Game sebuah pertandingan dimainkan oleh dua tim, masing-masing terdiri tidak lebih dari 11 pemain salah satunya adalah kiper. Dan sebuah pertandingan tidak dimulai jika salah satu tim kurang dari tujuh pemain.

Karena itulah wasit Suharto tetap meniup peluit tanda kick off tepat pada pukul 20.00 Wita, meski 11 pemain Barito melawan tujuh pemain Persiwa.

Ketujuh pemain Persiwa tersebut adalah kiper Dedi, Yesaya Desnam, Yohanes Bagaimu, Richardo Merani, Joy Aeroy, Max Well dan Satya Habel.

Barito mencetak gol pertama melalui aksi Rizky Ripora yang kemudian dilanjutkan oleh Coulibaly Djibril untuk memperbesar skor menjadi 2-0.

Sayangnya ketika Djibril mencetak gol, secara tidak sengaja bertabrakan dengan kiper Dedi Siregar. Dedi pun tergeletak di tengah lapangan sekitar 10 menit dan sempat diragukan bisa melanjutkan pertandingan.

Tetapi Dedi bangkit lalu kembali berdiri di bawah mistar gawangnya setelah dipapah rekan-rekannya. Laga pun dilanjutkan namun Dedi nyaris tidak bisa bergerak, hanya terpaku di satu pijakan.

Puncaknya saat pemain Barito, Dedy Hartono kembali melepaskan tendangan keras yang berhasil menggetarkan jala gawang Persiwa.

Dedi Siregar pun tak kuasa menghalau tendangan dari pemain bernomor punggung 23 tersebut, sehingga kembali tergeletak.

Akhirnya Dedi Siregar diboyong keluar lapangan kemudian dimasukkan ke dalam ambulans. Pertandingan pun terpaksa tidak bisa dilanjutkan dan dinyatakan selesai di menit 43.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda