Scroll to Top

Gabriel Batistuta: Penyerang Tersubur Argentina Yang Cuma Sekali Menjadi Top Skorer Liga Italia

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 15 Sep 2011

Gabriel Batistuta adalah legenda Fiorentina dan Argentina. Siapa pun tidak akan mampu membantah hal ini. Di timnas, kehadirannya bahkan membuat Hernan Crespo terlambat menjadi pilihan utama tim tango. Di Fiorentina, penyerang berambut gondrong ini bermain sembilan tahun dan mencetak lebih dari 200 gol di seluruh kompetisi.

Namun, siapa yang menyangka bahwa Batistuta cuma sekali menjadi top skorer Serie-A? Hal itu pun terjadi pada musim keempatnya di Artemio Franchi, kandang Fiorentina. Saat itu, Batigol mencetak 26 gol. Selebihnya, Batistuta, meski selalu mencetak lebih dari belasan gol, senantiasa bertengger di posisi kedua atau ketiga top skorer.

Siapa nyana pula, pemain setajam Batigol ternyata awalnya tidak ingin berkarier sebagai pemain sepakbola. Ia lebih tertarik pada basket. Namun, kemenangan Argentina, negaranya sendiri, di Piala Dunia 1978, mengubah segalanya. Batistuta terpukau oleh aksi-aksi brilian para pemain tim tango, terutama Mario Kempes.

Batistuta masuk ke Serie-A setelah Fiorentina melihat penampilannya di Copa America 1991. Bertahun-tahun berseragam ungu, Batigol tak kunjung meraih gelar utama. Fiorentina cuma mampu menggapai Piala Italia dan Piala Super Italia 1996. Hal yang tak mungkin memuaskan dahaga sang penyerang.

Batigol pun menyatakan ingin pindah klub yang lebih besar, yang lebih serius menjuarai Serie-A. Fiorentina yang tak mau kehilangan sang bintang, menggunakan apa saja demi mempertahankan Batistuta. Termasuk, memboyong Giovanni Trapattoni, pelatih andal.

Puncak kejengahan Batigol terjadi pada akhir musim 1999/2000. Mencetak sekian gol, Fiorentina tak bisa terangkat jauh. Batistuta pun menerima pinangan AS Roma musim berikutnya.

Hasilnya ampuh. Pada musim 2000/2001, musim pertamanya berseragam Serigala, Batigol menjuarai Serie-A, sesuatu yang ditunggu sembilan tahun. Bahkan, para pendukung Fiorentina turut menangis haru ketika sang mantan pahlawan berhasil meraih cita-cita.

Sayang, pencapaian terbaik itu juga menjadi pencapaian terakhir Batigol di Serie-A. Musim-musim berikutnya, ia menumpul. Sempat berseragam Internazionale, akhirnya Batistuta menutup karier di Al-Arabi, klub Liga Qatar. Batigol tercatat mampu mengemas 25 gol dari 18 pertandingan saja.

Di tingkat internasional, Batistuta adalah pencetak gol terbanyak bagi Argentina sepanjang masa. Torehan 56 gol dari 78 pertandingan belum bisa disaingi siapa pun hingga saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda