Scroll to Top

Carlos de Mello Akui Pernah Gagal di PSM Makassar

By Aditya / Published on Friday, 28 Jun 2013

PSM Makassar

Anggapan sebagian pihak yang menilai Carlos de Mello pernah gagal saat melatih PSM Makassar tidak ditampik oleh eks pesepakbola asal Brasil ini. Carlos de Mello mengakui bahwa dirinya memang pernah gagal saat dipercaya membesut PSM Makassar pada musim 2006/2007. Namun, ia punya banyak alasan atas kegagalannya di masa lalu tersebut.

“Waktu itu, 80 persen pemain PSM Makassar belum pernah main di liga,” elak Carlos de Mello di Jakarta belum lama ini.

“Masalah saya saat itu adalah setelah PSM juara Piala Syarnubi Said di Palembang, kami langsung ditarget juara. Padahal kompetisi jelas beda dengan turnamen,” lanjutnya.

Nama Carlos de Mello memang sempat muncul sebagai kandidat terkuat pengganti pelatih Petar Segrt yang telah undur diri dari PSM Makassar. Namun, banyak pihak yang tidak setuju apabila Carlos de Mello kembali menangani tim Juku Eja, termasuk suporter PSM Makassar dan Petar Segrt sendiri.

Petar Segrt menilai, Carlos de Mello bukan sosok pelatih yang cocok untuk PSM Makassar saat ini. Bahkan, pelatih asal Kroasia itu menilai bahwa Carlos de Mello adalah pelatih yang gagal.

“Menurut saya, Carlos (de Mello) tidak terlalu bagus. Dia juga sudah pernah melatih PSM Makassar dan saya nilai dia gagal,” tandas Petar Segrt.

Carlos de Mello tentunya tidak asing lagi di kancah persepakbolaan nasional. Saat masih aktif sebagai gelandang, ia terkenal dengan umpan-umpannya yang terukur. Karib pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F. Tiago, ini pernah bermain untuk Petrokimia Gresik, Mitra Surabaya, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Persita Tangerang.

Selain itu, Carlos de Mello sukses mengantarkan PSM Makassar meraih gelar juara Liga Indonesia  musim 1999/2000 bersama para pemain top lainnya saat itu, seperti Hendro Kartiko, Bima Sakti, Aji Santoso, Miro Baldo Bento, Kurniawan, Ronny Ririn, Syamsudin Batola, Yusrifar Djafar, Rachman Usman, dan Yosep Lewono.

Setelah gantung sepatu, Carlos de Mello sempat melatih tim Juku Eja pada tahun 2006 meskipun tidak lama dan terbilang gagal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda