Scroll to Top

Etika Berinteraksi dengan Mantan

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 29 Jun 2013

mantan

Tidak mudah menempatkan perasaan saat bertemu dengan mantan. Apalagi jika Anda sudah cukup lama menjalin hubungan dengannya, bertemu dengan mantan akan membuat perasaan sayang muncul kembali. Namun, hal itu tidak boleh dibiarkan. Anda dan dia sudah tidak ada ikatan lagi, yang artinya hubungan mesi dibatasi.

Oleh karena itu, agar hubungan Anda dengan pasangan yang baru lebih terjaga, coba perhatikan etika berinteraksi dengan mantan berikut ini:

  1. Hindari memunculkan perasaan masa lalu yang pernah Anda rasakan. Biarkan status Anda dan dia tetap sebatas teman dan cegah untuk berbicara lebih dari itu. Apa pun yang membahas masa lalu bisa menjadi bumerang yang akan mengembalikan perasaan cinta yang telah resmi diakhiri. Jika dia memulai membahas masa lalu sebaiknya Anda alihkan pembicaraan atau pergi menghindarinya dengan berbagai alasan.
  2. Saat berinteraksi dengan mantan, jangan sampai ada sedikit pun memunculkan harapan untuk kembali. Apalagi jika Anda berdua telah memiliki pasangan sendiri-sendiri, mencari celah-celah untuk menikmati masa lalu bersama mantan bisa menjadi awal dar rusaknya hubungan. Semua itu bermula dari harapan-harapan kecil. Namun, kelamaan harapan tersebut menguat dan berubah menjadi ketergantungan untuk mengharapkan kembali dengan mantan.
  3. Hindari terlalu banyak mengomeli mantan. Ingat, posisi Anda saat ini tidak lagi terikat dengannya. Mengomeli mantan berarti Anda sudah terlalu jauh masuk ke dalam kehidupan pribadinya. Justru dengan cara seperti itu bisa merangsang perasaan Anda untuk kembali peduli dengan mantan dan berujung munculnya rasa sayang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda