Scroll to Top

Mario Balotelli Kirim Pesan Khusus Via Twitter

By Wan Faizal / Published on Sunday, 30 Jun 2013

Balo

Tak banyak yang tahu masa kecil seorang pebola. Pun demikian dengan masa kecil seorang Mario Balotelli yang penuh lika-liku. Tak heran ketika sudah sukses seperti sekarang, Balotelli secara khusus mengirim sebuah pesan penuh makna via Twitter. Pesan apa itu?

Lewat official account-nya, @FinallyMario, striker Timnas Italia berusia 22 tahun itu seakan mengingatkan bagaimana perjuangannya hingga berhasil sukses, kaya, dan terkenal seperti saat ini. Uniknya, dalam tweet yang ia posting tersebut, Balo berpose bersama dua mobil sport miliknya!

“Jadilah orang simpel dalam hidupmu, namun selalu wujudkan mimpi-mimpimu,” ujar Balo dalam tweet keduanya.

Kata YOLO yang dimaksud Balo adalah “You Only Live Once”, atau kamu hanya hidup sekali. Sementara Drake yang dimaksud Balo adalah seorang rapper dan aktor asal Kanada yang merupakan sahabat Balo.

Masa kecil Balo memang dilalui dengan situasi yang tak mengenakkan. Awalnya ia adalah anak imigran asal Ghana bernama Thomas dan Rose Barwuah. Namun kondisi Balo kecil yang terus-terusan sakit membuat orang tua kandungnya sudah tak sanggup merawatnya dan memberikan hak asuh Balo pada pasangan Francesco dan Silvia Balotelli pada usia tiga tahun.

Little Balo
Balotelli (kanan)

Saat masih kecil, berusia lima tahun dan mendaftar di akademi sepakbola USO Mompiano, Balo sering mendapatkan ejekan bernuansa rasis karena hanya ia seorang yang saat itu berkulit hitam. Situasi yang sama sering ia dapatkan saat berusia 15 tahun ketika bermain bagi Lumezzane.

“Ketika datang kesini, Mario adalah satu-satunya anak yang berkulit hitam dari ratusan anak lainnya. Para orang tua anak-anak lain kemudian menganggap Mario berbeda dan meminta kami mengusirnya dari tim,” kisah Mauro Tomolini, eks Presiden USO Mompiano.

Balo
Tahukah Anda yang mana Balotelli pada foto tersebut?

Namun saat Inter Milan menariknya, garis kehidupannya seolah berubah. Meski juga Balo kemudian muncul sebagai remaja yang dikenal nakal, tak terkecuali saat ia berada di Inter. Tak jarang Balo kedapatan bertengkar dengan rekan setim.

Saat berada di Manchester City pun Balo juga sering berbuat onar. Contohnya seperti ketika ia bermain petasan di rumahnya dan nyaris membuat rumah mewahnya terbakar. Bahkan Balo juga pernah terlibat baku hantam dengan manajer Roberto Mancini dalam satu sesi latihan.

Tapi bukannya Balo tak punya sisi kehidupan yang baik. Pernah ia mendonasikan uangnya sebesar 200 pounds pada gereja. Balo juga pernah mentraktir pengunjung pub The Tudor di Peel Hall pada malam Natal dan saat itu ia menghabiskan lebih dari 1.000 pounds dalam sehari!

Dan apa yang disampaikan Balo lewat akun Twitternya itu tentu adalah bagaimana tentang pengalaman masa kecilnya yang dilalui dengan penuh rintangan, rasa sakit, dan caci maki. Namun jika itu semua dilalui dengan besar hati, dan tetap berusaha fokus pada mimpi-mimpi kita, bukan tak mungkin kesuksesan dan apa yang kita inginkan akan tercapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda