Scroll to Top

Fernando Torres: Kami Tak Punya Misi Balas Dendam Pada Brazil

By Wan Faizal / Published on Monday, 01 Jul 2013

Torres top skor

Rekor 29 pertandingan tak terkalahkan yang sebelumnya dimiliki Spanyol harus berakhir saat mereka bermain di Stadion Maracana. Apalagi pecahnya rekor tersebut dialami dengan tidak mengenakkan karena mereka dibantai 3-0 oleh Brazil di Final Piala Konfederasi 2013. Namun bagi Fernando Torres, tak ada alasan bagi timnya untuk mengusung misi balas dendam andai ada kesempatan bertemu dengan Brazil di Piala Dunia 2014 nanti.

Spanyol harus kebobolan di menit kedua masing-masing babak lewat Fred. Kemelut di depan gawang Iker Casillas dimanfaatkan dengan betul oleh Fred untuk membuat Brazil unggul di menit kedua. Dan hal itu lah yang dinilai Torres sebagai titik kehancuran timnya.

“Kuncinya adalah kami kebobolan di menit kedua. Dari situ, jelas kami harus mengubah strategi bermain. Kami gagal beradaptasi dengan situasi saat ini dan kami serasa kehilangan akal,” ujar peraih gelar top skor Piala Konfederasi 2013 itu.

“Kami tidak tahu apakah harus menekan mereka atau menahan bola terlebih dulu. Kami benar-benar kacau saat itu. Semua bertambah buruk saat Neymar mencetak gol saat babak pertama akan selesai.”

Torres juga menyesalkan anggapan banyak pihak bahwa Spanyol adalah tim digdaya, tim yang harus memenangi semua turnamen yang diikuti.

Azpi-Santi-Xavi-Alba
Azpilicueta – Cazorla – Xavi – Alba

“Semua orang berpikir Spanyol harus memenangi pertandingan dan mencapai setiap final. Tapi itu tidak mudah. Kami selalu berusaha mewujudkannya namun terkadang memang sulit. Kami tidak bisa selalu meraih kemenangan.”

Harapan dan target besar pun diusung Torres bersama La Furia Roja di Piala Dunia 2014 nanti. Andai lolos dan kembali ke Brazil lagi tahun depan, Torres berujar bahwa mereka tidak akan membawa misi balas dendam pada Brazil. Spanyol akan berjuang untuk diri mereka sendiri.

“Selalu ada kesempatan lagi dalam sepakbola. Satu tahun dari sekarang, kami berharap bisa kembali kesini dan mendapat kesempatan bermain di final lagi. Bukan untuk balas dendam pada Brazil, tapi untuk demi diri kami sendiri.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda