Scroll to Top

Persib Belum Ambil Sikap Tentang Sanksi Komdis PSSI

By Agus Prasetyo / Published on Thursday, 04 Jul 2013

sergio van dijk persib bobotoh suporter

Panitia pertandingan kandang Persib Bandung belum mau menanggapi sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, akibat ulah oknum Bobotoh yang menyalakan flare dan petasan saat laga kandang menghadapi Sriwijaya FC Palembang di Stadion Si Jalak Harupat.

Ketika dimintai konfirmasinya, Sekretaris Panpel Budi Bram Rachman mengatakan jika pihaknya didenda sebesar Rp20 juta.

“Belum ada tanggapan dari kita soal sanksi itu. Kita tunggu saja dulu sambil koordinasi dengan pihak manajemen Persib” jelas Budi Bram seperti yang dilansir situs resmi klub.

Seperti diketahui Maung Bandung kembali dikenai denda Rp20 juta karena asap dari flare yang mengganggu jalannya pertandingan melawan Sriwijaya FC.

Lebih lanjut Bram mengaku khawatir jika Komdis memberikan hukuman kembali kepada Persib akibat ulah oknum Bobotoh yang masih menyalakan kembang api saat menghadapi Persisam Samarinda, Minggu (30/6) lalu.

Bram menghimbau kepada Bobotoh agar berlaku tertib baik sebelum, saat dan sesudah pertandingan. Menurutnya sanksi tersebut bukan yang pertama kali pihaknya terima.

“Kami tidak akan berhenti untuk mengingatkan. Semoga laga selanjutnya tidak ada tindakan yang anarkis, vandalisme, apalagi perusakan-perusakan dan yang paling disoroti saat ini aksi petasan atau kembang api” tambah Budi Bram.

Belajar dari pengalaman, panpel pertandingan kandang Persib bertekad membenahi berbagai sistem keamanan dan kenyamanan selama pertandingan.

Budi Bram mengakui masih kurang ketat dalam penjagaan, seperti penjagaan di pintu masuk tribun.

Hal itu membuat segelintir orang mudah masuk dengan membawa flare dan petasan ke dalam stadion.

“Aku akui dari Panpel masih ada kekurangan misalnya body chek, tiketing. Namun lebih bagus jika Bobotoh pun ikut aktif saling mengingatkan antar suporter untuk tidak melakukan tindakan yang kurang pantas” pungkas Budi.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda