Scroll to Top

PSSI Disebut Angkuh Karena Mengancam 11 Pemain PSMS Medan

By Aditya / Published on Thursday, 04 Jul 2013

11 pemain PSMS PSSI

Ancaman pemberian sanksi oleh PSSI kepada 11 pemain PSMS Medan yang memperjuangkan hak mereka dinilai angkuh oleh Tondo Widodo. Pengamat sepakbola nasional yang pernah menjabat sebagai Deputi Sekjen PSSI ini menyesalkan pernyataan Hinca Panjaitan selaku Ketua Komisi Disiplin PSSI yang menyebut tindakan 11 pemain PSMS Medan tersebut adalah bentuk pelanggaran dan sudah seharusnya dikenai sanksi.

“Ancaman hukuman bagi para pemain PSMS yang melakukan demo menuntut pembayaran gaji mereka merupakan bentuk keangkuhan organisasi (PSSI),” tukas Tondo Widodo di Jakarta belum lama ini.

“Jika mengadu ke induk organisasi saja mereka malah dihukum, ke mana lagi mereka harus mengadukan nasibnya? Saya nggak pernah dengar ada aturan seperti itu. Tapi, ya baru kali ini ada pemain-pemain demo karena gaji,” lanjutnya.

Sebelumnya, Hinca Panjaitan menyebut bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan 11 pemain PSMS merupakan bentuk pelanggaran disiplin. 11 pemain tim Ayam Kinantan memang menggelandang ke Jakarta untuk mengadukan nasib mereka yang selama berbulan-bulan tidak digaji oleh pihak manajemen klub.

“Cara-cara yang dilakukan para pemain PSMS seperti unjuk rasa itu mendegradasi nilai-nilai olahraga. Ini bisa masuk pelanggaran disiplin,” tukas Hinca Panjaitan.

Tak hanya Tondo Widodo, ancaman Hinca Panjaitan yang ingin memperkarakan 11 pemain PSMS Medan juga disoroti mantan Wakil Ketua Komdis PSSI, Catur Agus Saptono.

“Mereka (PSSI) lupa kalau para pemain Lega Calcio saja pernah mengancam bakal mogok bertanding, dan, tidak ada sanksi dari Komisi Disiplin mereka,” ujar Catur Agus Saptono.

“Saya setuju pemain harus dididik disiplin. Namun, di Indonesia, lebih penting lagi mendisiplinkan pengurus dan klub,” timpalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda