Scroll to Top

Ponsel BM Segera Diblokir Kemenkominfo, Tak Bisa untuk Nelpon

By Ibnu Azis / Published on Friday, 05 Jul 2013

Ponsel BM

Pemerintah serius untuk menekan angka distribusi dan penjualan telepon black market atau lebih dikenal dengan BM. Lewat Kemenkominfo, pemerintah bakal memblokir fungsi utama sebagai alat komunikasi, tak bisa digunakan untuk menelepon.

Gatot S Dewa Broto, Juru Bicara Kemenkominfo berujar pada Kompas jika pemblokiran ponsel BM dilakukan lewat penangkalan International Mobile Equipment Identity (IMEI) aspal yang disematkan di ponsel ‘pasar gelap’ itu.

Imbasnya, ponsel bodong itu tak akan bisa digunakan untuk berkomunikasi. IMEI, sebutnya, tidak sepenuhnya dipahami oleh pengguna. Mereka rata-rata hanya mengetahui nomor ponsel saja. Dengan demikian sosialisasi wajib dilakukan secara komprehensif.

Ide pembredelen ponsel BM sendiri tercetus oleh Gita Wirjawan. Menteri Perdagangan itu meminta pihak Kemenkominfo untuk lakukan langkah-langkah sigap. Namun, menurut Gatot, kedua kementerian harus bersinergi dan didukung oleh stake holder terkait.

Niat Kemenkominfo untuk lakukan pemblokiran ini tidak main-main. Mereka mewanti-wanti agar pengguna telepon BM segera beralih. Sebab, bagi yang menggunakan perangkat ilegal atau IMEI-nya unligitimated, hanya bisa menggunakannya untuk komunikasi hingga satu tahun ke depan.

Ini berarti, wacana pemblokiran ponsel BM akan terealisasi pada tahun depan. Kebijakan Kemenkominfo dan Kementerian Perdangan senada, bagaimana mengatasi peredaran dan perdagangan ilegal perangkat telekomunikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda