Scroll to Top

Twitter Bakal Bekukan Akun Ber-Following Tak Wajar

By Ibnu Azis / Published on Saturday, 06 Jul 2013

Twitter

Twitter lusa kemarin rilis sebuah policy baru khususnya bagi developer aplikasi pihak ketiga. Kebijakan itu terkait akun ber-following tak wajar yang nantinya status akun tersebut bisa dibekukan.

Akun ber-following banyak di linimasa umumnya gunakan sebuah script atau program auto-follow. Dengan tool itu, akun yang ada bisa mengikuti berjibun pengguna tanpa harus repot menklik tombol follow secara manual satu demi satu.

Tak hanya policy baru, Twitter juga rilis peraturan baru. Dikuti dari All Twitter, jika kedapatan menggunakan tool di atas, maka Twitter bisa berikan sanksi tegas. Sebuah kondisi mengikuti banyak pengguna Twitter dalam waktu yang singkat.

“Tindakan following yang agresif adalah sebuah aktivitas mengikuti ratusan pengguna dalam waktu singkat. Namun jika mengikuti sejumlah pengguna karena akun mereka dianggap menarik maka tak masuk kategori agresif,” tulis Sylvain Carle di Twitter Dev Blog.

Pada intinya Twitter tidak izinkan tindakan di atas. Pengguna wajib mengikuti pengguna lain yang mereka anggap menarik dengan cara yang wajar bukan massal. Dalam pada itu Twitter juga berikan update lainnya untuk kalangan pengembang.

Twitter berikan kelonggaran untuk prasyarat tampilan yang sesuai standar mereka. Misalnya saja pengembang tak perlu bubuhkan logo di aplikasinya dan bisa menampilkan tanggal atau jam saja. Ini dilakukan sebab adanya komplain dari developer terkait prasyarat yang diberlakukan sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda