Scroll to Top

PSSI Larang Pemain Kamerun Merumput di Indonesia

By Aditya / Published on Friday, 12 Jul 2013

 

dzumafo mbida messi persib

Sanksi FIFA yang membekukan persepakbolaan Kamerun ternyata berdampak hingga ke Indonesia. PSSI melarang pemain asal Kamerun yang hendak merumput di tanah air. Namun, PSSI berdasarkan perintah FIFA masih memperbolehkan para pemain Kamerun yang sudah berkiprah di Indonesia sebelumnya.

Sepakbola Kamerun memang tengah terpuruk setelah FIFA menjatuhkan hukuman yang cukup berat. Federasi sepakbola dunia itu membekukan persepakbolaan Kamerun hingga batas waktu yang belum ditentukan karena adanya intervensi dari pemerintah setempat.

“Surat yang terbit dari FIFA menyatakan bahwa Kamerun mendapatkan sanksi sampai waktu yang akan diputuskan,” jelas Sekjen PSSI, Joko Driyono, di Jakarta belum lama ini.

“Dalam surat itu, seluruh pemain Kamerun yang terikat kontrak dengan klub Indonesia, masih bisa valid sampai kontrak berakhir. Pemain Kamerun yang baru akan bergabung, tidak bisa bermain,” lanjutnya.

Hukuman bagi Kamerun memang berpengaruh besar terhadap persepakbolaan nasional. Pasalnya, sejak dulu, banyak pemain asal Kamerun yang merumput di Indonesia, termasuk pemain legendaris tim nasional Kamerun, Roger Milla, yang pernah bermain untuk Pelita Jaya (1994-1996) dan Persisam Samarinda (1996-1997).

Saat ini pun, cukup banyak pemain asal Kamerun yang menjadi andalan klub di Indonesia, sebut saja Abanda Herman dan Mbida Messi di Persib Bandung, Herman Dzumafo di Sriwijaya FC, Thierry Gathuessi di Arema Indonesia, Alain N’Kong di Persepam Madura, Bio Paulin di Persipura, Patrice Nzekou di Persiba Balikpapan, Seme Pierre Pattrick di Persiram, Emmanuel Kenmogne di Persija, dan masih banyak lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda