Scroll to Top

Arema: Thierry Gathuessi Sedih Kamerun Di Hukum FIFA

By Agus Prasetyo / Published on Saturday, 13 Jul 2013

Salah satu punggawa Arema, Thierry Gathuessi mengaku sedih ketika mendengar Kamerun mendapat sanksi dari FIFA. Seperti yang diberitakan banyak media beberapa waktu lalu, FIFA telah mengumumkan pencekalan terhadap FECAFOOT.

“Saya sangat sedih mendengar Kamerun dihukum FIFA, itu negara yang menyenangkan. Semua orang menyukai sepakbola di sana” ungkap Thierry Gathuessi.

Ketika disinggung mengenai kiprahnya di Indonesia, Gathuessi tak terlalu memikirkan. Karena meski lahir di Baffousam Kamerun, saat ini Gathuessi memegang paspor Prancis.

Sepertinya dia lebih tenang melanjutkan karier di Indonesia dari pada sejumlah pemain asli Kamerun lainnya, seperti Herman Dzumafo dan lain-lain.

“Saya sudah tinggal di Prancis sejak usia 8 tahun, saya adalah warga negara Prancis. Saya ke Kamerun hanya saat liburan dan mengunjungi teman-teman di sana” tambah Gathuessi.

Kamerun memang baru saja diberikan sanksi akibat intervensi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap asosiasi sepakbola nasionalnya tersebut.

Pencekalan itu meliputi seluruh pelatih, pengurus, dan pemain yang dilarang berkiprah di dunia sepakbola di seluruh penjuru dunia termasuk di Indonesia.

Kabar pencekalan ini pun tak luput dari perhatian Thierry Gathuessi yang masih memiliki keturunan Kamerun.

Gathuessi sempat terpukul mendengar berita tersebut, karena memang secara psikologis dirinya memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan negara yang merupakan tanah kelahirannya.

Dia sangat menyesalkan hukuman dari FIFA tersebut, karena menurutnya Kamerun memiliki tradisi dan kultur sepakbola yang kuat di Afrika.

“Saya harap permasalahan yang menimpa Kamerun bisa secepatnya selesai” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda