Scroll to Top

Menu Sahur Terbaik, Pilih yang Rendah Glikemiks Indeks

By C Novita / Published on Saturday, 13 Jul 2013

menu sahur

Puasa mengubah pola metabolisme seseorang, karena berubahnya pola makan dari siang ke malam. Ini menyebabkan ada kecenderungan kecepatan metabolisme jadi menurun. Hal tersebut harus diimbangi dengan menu yang tepat, agar kondisi tubuh tetap fit dan bugar. Kuncinya adalah pemilihan menu sahur yang rendah Indeks Glikemik (GI).

Misalnya saat makan sahur, seseorang dianjurkan memilih jenis makanan rendah karbohidrat, berserat tinggi, serta lambat diserap tubuh. Makanan seperti ini akan lebih lama memberi rasa kenyang sebab butuh waktu lama untuk dicerna.

Kadar Glikemiks Indeks yang baik pada menu sahur adalah berkisar kurang lebih 54. Anda bisa mendapatkannya dari jenis makanan seperti oatmeal, beras merah, atau gandum utuh sebagai sumber karbohidrat.

Untuk sumber protein misalnya tahu, tempe, aneka sayur hijau, daging, juga sup yang tidak terlalu lama dimasak.

Selain itu buah-buahan yang memiliki serat dan kandungan air tinggi contohnya semangka, pisang, pepaya, dan kurma juga dianjurkan disantap saat sahur tiba.

Yang lebih penting lagi, sebaiknya kurangi konsumsi makanan dengan kadar garam tinggi, semisal daging olahan pabrik atau daging kalengan, juga jenis makanan lain. Makanan dengan kadar garam yang tinggi bisa memicu dehidrasi, demikian seperti dilansir life.viva.

Jadi, pilihlah menu sahur yang tepat agar kondisi tubuh tetap terjaga dan tahan dari serangan berbagai penyakit. Selamat berpuasa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda