Scroll to Top

Persib Dan Persija Bertekad Mengakhiri Perseteruan

By Agus Prasetyo / Published on Tuesday, 16 Jul 2013

 

Manajemen Persib dan Persija akhirnya bertekad untuk sama-sama berusaha mengakhiri perseteruan yang melibatkan kedua suporter mereka. Seperti yang diketahui jika rivalitas Jakmania dan Bobotoh memiliki sejarah buruk di sepakbola nasional.

Langkah positif ini dimulai dalam pertemuan antara manajemen Persija dan Persib di halaman kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senin (15/7/2013) malam.

Dalam acara itu Menpora Roy Suryo yang bertindak sebagai tuan rumah, turut hadir pula perwakilan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat serta perwakilan pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Secara seremonial Ketua Umum Persija Jakarta Ferry Paulus dan Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar bergandengan tangan.

Dalam komentarnya, Umuh Muchtar merasa senang dengan adanya acara ini. Umuh juga berharap agar langkah ini bisa berhasil dan berdampak positif.

“Terima kasih Menteri meluangkan waktu untuk kami, Insya Allah rencana ini akan berhasil. Saya akan melakukan sosialisasi, tetapi tidak bisa mengintervensi kepada Bobotoh” ungkap Umuh Muchtar.

Sementara itu Ketua Umum Ferry Paulus mengatakan jika perdamaian antara The Jakmania dan Bobotoh tak hanya sekedar wacana, tetapi harus ada kelanjutan setelah pertemuan itu.

“Ini langkah awal sebagai upaya baru pada tingkat atas, setelah ini yang terpenting tindak lanjut ke depan” ungkap Ferry Paulus.

Setelah pertemuan ini, Ferry Paulus rencananya akan bertemu dengan pengurus The Jakmania untuk mensosialisasikan hasil pertemuan tersebut.

“Setelah ini ada pertemuan dengan The Jakmania, hasil dari pertemuan ini akan disampaikan. Upaya mempertemukan kedua belah pihak butuh proses” pungkas Ferry Paulus.

Di kesempatan yang lain saat dimintai komentarnya, Roy Suryo mengaku senang bisa menjadi mediator manajemen Persib dan Persija.

Selanjutnya Roy Suryo berencana akan mempertemukan The Jakmania dan Bobotoh untuk duduk bersama.

“Pada saatnya akan diundang The Jakmania dan Bobotoh, ini embrio awal persatuan sepak bola Indonesia kembali. Kalau yang di atas damai, mengapa bawahnya tak bisa” ungkap Roy Suryo.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda