Scroll to Top

Celana Boxer Lebih Aman Menjaga Sperma Dibanding Celana Dalam Ketat

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 16 Jul 2013

celana boxer

Celana yang biasa dipakai oleh para petinju – disebut juga celana boxer – barangkali salah satu yang direkomendasi untuk dipakai pria. Pasalnya memakai celana ini membuat suhu di dalamnya lebih dingin sehingga lebih menguntungkan dilihat dari sisi kesehatan seksual. Dikutip Boldsky, ada empat alasan sehatnya memakai celana boxer untuk organ reproduksi pria:

  1. Suhu organ reproduksi lebih dingin. Suhu lebih rendah di sekitar testis lebih sehat bagi testis dan sperma. Dan, hal ini tidak bisa terjadi ketika pria mengenakan celana dalam ketat.
  2. Mempertahankan jumlah sperma. Pada saat memakai celana dalam ketat, suhu di dalam testis akan menghangat dan mungkin cenderung panas. Hal ini seringkali membuat banyak sperma mati akibat kepanasan. Jumlah sperma bisa berkurang dan dapat menghambat produksinya. Keadaan ini berbanding terbali saat pria mengganti dengan celana boxer yang lebih dingin.
  3. Memperlancar aliran darah. Celana yang longgar artinya membuat aliran darah tidak terhambat dan terus lancar.  Sebaliknya jika aliran darah terhambat saat memakai celana dalam ketat, maka aliran akan menyebabkan pembuluh darah testis membesar. Selain itu, ada pengaruh pada kecepatan gerak sperma jika lajunya dihambat oleh celana ketat. Dan, celana boxer bisa mengatasi hal ini.
  4. Mempengaruhi kesuburan. Suhu skrotum yang dingin membuat proses produksi sperma tetap berjalan dengan lancar. Namun, jika suhu skrotum terus menghangat dan cenderung panas maka bisa mempengaruhi produksi dan motilitas sperma. Kondisi skrotum bersuhu hangat dalam jangka panjang dapat menambah daftar panjang  faktor risiko yang mempengaruhi kemandulan. Seperti konsentrasi sperma, viabilitas sperma , sperma hiperaktif, motilitas sperma, morfologi sperma, dan kemampuan sperma menembus ovum. Inilah alasan disarankannya pria memakai celana yang lebih longgar. Hal itu bisa dilakukan oleh jenis  celana boxer dibanding celana dalam yang rata-rata sangat ketat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda