Scroll to Top

Muslim Amerika Puasa Media Sosial Saat Ramadhan

By Ibnu Azis / Published on Wednesday, 17 Jul 2013

Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Bulan seribu bulan. Di bulan ini, umat Muslim berlomba-lomba mengais pahala. Tak ingin terganggu dengan goda duniawi, sebagian Muslim Amerika puasa media sosial saat Ramadhan. Seperti apa?

Mereka bertekad jalani puasa dengan khusyuk. Tak hanya menahan lapar, dahaga, dan seks siang hari, namun, juga tak akses Facebook serta Twitter. Kesemuanya dilakukan untuk menambah amal ibadah di bulan suci ini.

Saud Inam, salah satu Muslim Amerika yang bermukim di Atlanta mengaku jika akan mengurangi kicauan dan status-nya di media sosial. Ia lebih suka habiskan waktu bersama keluarga dan membaca Al-Quran.

“Saya tak ingin ibadah yang khusyuk ini terganggu selama Ramadhan, apa pun itu,” ujarnya seperti dikutip dari NBC.

Hal senada juga diamini ini Dawud Walid. Ia adalah seorang ustad dari Detroit. Ustad Dawud juga mengurangi aktivitasnya di Twitter. Ia bakal lebih banyak luangkan waktunya untuk amal serta ibadah. Sejatinya tak ada aturan baku yang menaungi penggunaan media sosial di bulan Ramadhan.

Namun jangan lupa pula jika media sosial bisa dimanfaatkan untuk media dakwah. Hussein Rashid, Professor Universitas Hofstra, New York berujar jika Facebook dan Twitter bisa pula untuk kepentingan dakwah.

Berkhotbah kini tak harus ikuti cara lama seperti di masjid atau di pengajian. Hadir cara baru dan cara itu telah disiapkan di media sosial.

“Kita semestinya ikuti perkembangan zaman,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda