Scroll to Top

Tips Merawat Kulit bagi Ibu Hamil

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 17 Jul 2013

hamil

Wanita hamil dengan yang tidak, memiliki kondisi tubuh yang berlainan. Wanita hamil cenderung mengalami perubahan hormon yang tidak stabil. Salah satu efeknya adalah berpengaruh pada kulit yang mendadak menjadi sensitif. Selain itu, ibu hamil tidak boleh sembarangan memakai kosmetik karena kemungkinan mengandung zat kiia yang berbahaya buat janin. Dikutip dari Times of India, ada beberapa saran menjaga kulit bagi ibu hamil:

  1. Jauhi paparan sinar matahari. Ketidakstabilan hormon saat hamil membuat kulit wanita lebih sensitif. Kulit wanita hamil menjadi rentan untuk menjadi gelap dan muncul pigmentasi. Salah satu cara untuk menghindarinya yaitu tidak berlama-berlama terkena sinar matahari. Jika ingin keluar sebabaiknya memakai baju yang bisa menutupi sebagian besar tubuh, memakai payung, hingga mengenakan topi.
  2. Memakai tabir surya. Tabir surya mampu melakukan penahanan terhadap masuknya pancaran ultraviolet (UV) dari matahari ke kulit. Kosmetik ini ibarat penyaring agar UV tidak sampai menembus kulit dan merusaknya dari dalam. Kenakan tabir surya dengan minimal kadar SPF 30 ++ untuk melindungi dari UVA dan UVB. Terapkan minimal 30 menit sebelum keluar rumah dan ulangi setelah 3-4 jam.
  3. Jauhkan bahan kimia di dalam rumah. Bahan kimia bisa menimbulkan reaksi alergi bagi ibu hamil, termasuk alergi kulit. Alergi juga tidak baik baik janin yang dikandung. Singkirkan bahan-bahan yang mengandung hidrokuinon, steroid, dan zat berbahaya lainnya kecuali tetap dalam pengawasan dokter. Kadang ibu hamil memakai pemutih untuk mengimbangi reaksi kulit gelap tanpa petunjuk medis yang benar. Indakan seperti itu mesti dihindari.
  4. Pakai alpha hidroxy acid sebagai jalan untuk mengatasi pigmentasi. Zat ini mengandung bahan alami yang sebagian besar tersusun dari asam glikolat dari tebu dan asam laktat dari susu. Kulit yang gelap dan pigmentasi pada ibu hamil bisa dengan ini. Produk yang mengandung asam laktat dan asam glikolat baik untuk dijadikan pelembab.
  5. Minta saran dokter kulit. Ini adalah langkah pencegahan agar selama merawat kulit saat hamil tidak sampai menimbulkan risiko kesehatan. Termasuk bila menemui gejala alergi kulit, sebaiknya langsung berkonsultasi dengan doter kulit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda