Scroll to Top

Buah dan Sayuran untuk Detoksifikasi Racun Tubuh

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 20 Jul 2013

grapefruit

Banyak kerugian yang dialami tubuh ketika ada racun yang ikut masuk ke badan. Racun ini bisa menimbulkan masalah di berbagai bagian tubuh tanpa diduga sebelumnya. Beberapa masalah serius yang bisa muncul yaitu kanker, tumor, sirosis hati, dansebagainya. Faktor radikal bebas  dan kuman adalah beberapa pemicunya.

Namun, untuk membuang racun dari tubuh ini ada metode yang cukup enak. Yaitu, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Ada beberapa contoh keduanya yang berfungsi untuk detoksifikasi racun tubuh:

  1. Alpukat. Buah lembur berwarna hijau ini memiliki antioksidan bernama glutation. Fungsinya untuk menawarkan racun tubuh dan mengangkutnya kelaur. Walhasil bahan kimia dan racun di tubuh akan terkurangi dan membuat badan lebih enerjik.
  2. Kubis. Kubis memiliki kandungan belerang yang cukup tinggi. Belerang dapat melawan racun yang ikut masuk ke dalam tubuh.
  3. Lemon. Lemon dan jeruk secara umum diketahui memiliki vitamin dan antiokdan yang beguna untuk melawan racun.
  4. Brokoli. Makan brokoli akan membuat sistem pencernaan Anda bekerja lebih baik. Pasalnya, brokoli kaya enzim yang berguna untuk pencernaan. Selain itu, brokoli memiki antioksidan tingga yang mampu melawan sel kanker. Sebaiknya mengonsumsi brokoli dalam kondisi mentah atau setengah matang untuk mendapatkan nutrinya yang lebih banyak.
  5. Rumput laut. Bahan alami untuk membuat agar-agar ini memiliki antioksidan algin yang menyerap racun di saluran pencernaan. Pencernaan akan lebih terjaga fungsinya.
  6. Cranberry. Makan buah ini secangkir penuh dapat mencegah infeksi saluran kemih, sekaligus membuang racun lewat air seni.
  7. Grapefruit. Buah yang bentuknya seperti jeruk bali ini dapat membersihkan sistem pencernan dari racun. Selain itu, buah ini dapat mencegah pembentukan batu ginjal.
  8. Bawang putih. Seperti kubis, bawang putih mengandung belerang yang dapat menarkan racun bagi tubuh. Sifat antibiotiknya akan melawan bakteri merugikan di dalam tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda