Scroll to Top

Arema: Iwan Budianto Konfirmasi Masalah Dana Bakrie Group

By Agus Prasetyo / Published on Saturday, 20 Jul 2013

iwan budianto arema

Sepekan ini perihal yang berkaitan dengan dana dari Bakrie Group untuk Arema, menjadi pembahasan yang cukup menarik. Tak ayal hal tersebut membuat CEO Arema, Iwan Budianto buka suara.

Dalam konfirmasinya seperti yang dilansir Ongisnade, mantan Ketua Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) tersebut tak memungkiri bisa saja secara presentase dana dari Bakrie Group akan berkurang.

Namun Iwan Budianto menegaskan secara nominal, dana dari Bakrie Group tetap lebih besar daripada musim ini.

Kenapa hal ini bisa terjadi? menurut Iwan tahun ini ISL diikuti oleh 18 tim, sementara musim depan diikuti oleh 22 tim yang membuat anggaran pasti meningkat.

“Kemudian insya Allah kita mampu ada di kompetisi selain ISL. Kalau bisa bertahan di nomor dua dan indonesia dapat jatah di AFC cup, kita main disana” ungkap Iwan Budianto.

Dengan kondisi itulah Iwan mengungkapkan jika musim ini dari anggaran yang diajukan sebesar 40 miliar, Bakrie Group memberikan dana sekitar 20 miliar.

Maka untuk musim depan misalkan kebutuhan dana mencapai 60 miliar meski presentasenya turun, tapi jumlah yang diterima manajemen Arema tetap lebih tinggi daripada musim ini.

“Berapa besarannya dana yang turun juga tergantung pada evaluasi musim ini. Misal dengan anak perusahaan Pelita Jaya Cronous yang di Arema memberikan berapa, dari sponsor yang dihasilkan manajemen Arema Cronous kemudian dari pendapatan tiket berapa Miliar”.

“Dari inilah bisa ditentukan 50 persen atau 40 persen dari dana yang diajukan. Kalau tahun depan yang diajukan 60 miliar, 40 persennya kan diatas 20 miliar” tambah Iwan Budianto.

Berdasarkan hal tersebut Iwan Budianto menegaskan jika Arema musim depan tidak akan punya dana, tidaklah benar.

Sebab proses evaluasi memang tetap ada untuk menentukan besaran nominal yang diberikan ke Arema Cronous dari Pelita Jaya Cronous.

“Evaluasi dasarnya beberapa item seperti prestasi musim ini, target musim depan, dan kompetisi apa saja yang akan dihadapi tahun depan. Yang jelas gak pernah ada kalimat disapeh (dikurangi) untuk pendanaannya” pungkas Iwan Budianto.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda