Scroll to Top

Andre Villas-Boas “Memaafkan” Tragedi Kegagalan “Tendangan 100% Gol” Fernando Torres

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 19 Sep 2011

Minggu sore kemarin adalah salah satu hari paling bersejarah bagi Fernando Torres. Untuk pertama kalinya di musim ini, ia mampu mencetak sebuah gol. Dengan hasil ini, koleksinya bertambah satu biji menjadi 2. Akhirnya pula, penampilan mantan bomber tertajam Atletico Madrid ini kembali garang.

Namun, setelah gol cantik hasil kreasi Nicolas Anelka, Torres membuang dua peluang. Yang pertama, ketika ia merebound tembakan pertamanya. Alih-alih memilih tendangan datar, Torres melepaskan tembakan sekuat tenaga sehingga bola melayang tipis di atas mistar gawang Manchester United.

Peluang kedua, yang didapatkannya pada menit 83, bisa jadi membuat Torres tak bisa tidur delapan hari delapan malam. Sukses mengecoh kiper David de Gea dan tinggal menghadapi gawang yang melompong, tendangannya tak sempurna sehingga bola melayang keluar target. Barangkali karena terburu-buru menendang, keseimbangan kaki Torres hilang sehingga bola yang 100% masuk malah melebar. Untuk ukuran penyerang seharga 50 juta poundsterling yang digadang-gadang akan semakin bersinar di Chelsea, jelas kejadian ini sangat mengerikan.

Kemalangan sekaligus keberuntungan yang menghinggapi Torres sore kemarin tak membuat Andre Villas-Boas kecewa. Ia “memaafkan” sang penyerang yang sempat berkata bahwa para pemain Chelsea sudah melambat ini.

Menurut Villas-Boas, yang untuk pertama kalinya kalah di Liga dalam 17 bulan terakhir, Torres toh tidak sendirian. Ada Wayne Rooney yang terpeleset dan gagal menaklukkan Peter Cech melalui tendangan penalti. Kalau diingat, John Terry pernah melakukan kesalahan serupa ketika terjadi drama adu penalti di final Liga Champions 2007/2008. Chelsea yang kala itu di atas angin, tinggal menanti Terry untuk menaklukkan Van Der Sar. Namun, apa boleh buat, ia terpeleset dan gelar juara Liga Champions menghampiri kubu Old Traford.

Kembali tentang Torres, Andre Villas-Boas tidak asal bicara. Dalam dua laga terakhir, Torres toh menunjukkan hasil positif. Di Liga Champions, meskipun tidak mencetak gol, Torres menjadi pengatur terjadinya dua gol Chelsea yang dicetak oleh David Luiz dan Juan Manuel Mata.

Seperti kata kebanyakan orang, kebangkitan Torres tinggal menunggu waktu. Asal ia tidak melakukan kesalahan membuang peluang 100% gol lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda