Scroll to Top

Alasan Perlunya Menjaga Diri dalam Jejaring Sosial

By Ilham Choirul / Published on Friday, 26 Jul 2013

fesbuk

Kemudahan yang diberikan Facebook untuk menjalin relasi dan terkoneksi dengan orang-orang yang dicintai memang diacungi jempol. Keberadaan Facebook sudah memutus hambatan jarak dan komunikasi yang dulu terbilang mahal. Hanya saja, aktifnya seseorang di jejaring sosial ini mungkin bisa berdampak kurang baik bagi hubungan Anda dengan pasangan, atau mungkin bagi kehidupan Anda sendiri.

Dikutip Times of India dari laporan yang dirilis Sydney Morning Herald, ada berbagai alasan agar Anda mempertimbangkan untuk menyimpan sebagian rahasia diri untuk diumbar dalam status. Kalau perlu, ada baiknya Anda juga sesekali menghilang dari peradaban dunia maya yang satu ini. Pasalnya, Facebook ternyata telah mengambil alih kehidupan riil seseorang. Dalam sebuah studi disebutkan, wanita menghabiskan 81 menit harinya untuk mengakses Facebook dan pria sebanyak 64 menit.

Begitu juga soal perilaku. Facebook mampu mengubah seseorang mengalami rendah diri. Hal ini terutama dialami oleh wanita. Wanita yang begitu memuja keindahan fisik, diketahui merasa minder jika melihat foto tubuh teman Facebook mereka yang lebih proporsional.

Sementara itu, bagi orang-orang yang sedang mencari pekerjaan, waspadalah dalam mengupdate status. Pasalnya, banyak perusahaan sekarang ini yang mengamati karakter calon karyawannya dengan melihat sikap dan informasi yang ada di Facebook. Oleh karena itu, terlalu terbuka memberikan akses ke sebuah perusahaan mungkin perlu dipikirkan.

Bagi orang-orang yang memadu kasih, Facebook bisa menjadi bumerang. Status yang salah ucap atau “colekan” dari lawan jenis bisa menjadi pertanda awal percekcokan. Selain itu, banyak orang yang mengupdate statusnya setelah mengalami “break” dalam hubungan. Walhasil status seperti ini justru menambah galau dan menunjukkan sikap yang kurang dewasa. Belum lagi ketika seseorang mengumbar kejelekan pasangannya dalam status, itu menjadi tindakan kurang adil.

Dengan banyaknya alasan ini perlu dipertimbangkan sejauhmana Anda akan melangkah bersama akun jejaring sosial. Barangkali ada kalanya Anda mesti off dari dunia tersebut untuk menghindari keburukan  yang bisa terjadi. Atau pula, Anda tidak perlu mengungkapkan segala hal agar kejelekan Anda tidak terbongkar satu demi satu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda